Cegah Virus Covid-19, Bank BTN Sosialisasi Kepada Karyawan

Oleh Reza pada 13 Mar 2020, 18:14 WIB
Diperbarui 13 Mar 2020, 18:14 WIB
BTN Luncurkan Plaza KPR
Perbesar
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk meluncurkan Plaza KPR dan KPR Hotline di Jakarta, Selasa (12/12). contact center yang dibuka untuk memberikan segala informasi mengenai produk KPR baik subsidi maupun non-subsidi. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Setelah Italia, selanjutnya Filipina lockdown negaranya. Hal itu akibat wabah virus Covid-19 yang mulai menyebar disejumlah negara. Di indonesia, presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan bahwa penularan Virus Corona tidak mengenal batas negara.

Maka dari itu, antisipasi dengan baik menjadi solusi untuk menyetop penyebaran virus tersebut. Seperti yang dilakukan oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN. Bank BUMN itu telah menyiapkan Business Continuity Plan (BCP) terkait Corona Virus Disease (Covid-19) untuk meminimalisir dampaknya bagi bisnis perseroan.

Dilansir Liputan6.com, Corporate Secretary Bank BTN Achmad Chaerul mengatakan sejak awal informasi terkait virus ini diumumkan, perseroan telah melakukan berbagai aksi sesuai arahan pemerintah. Di antaranya perseroan melakukan sosialisasi kepada karyawannya terkait berbagai langkah pencegahan penyebaran virus.

Bank BTN pun, turut membantu menyalurkan masker bagi anak bangsa di Hongkong. Perseroan, lanjutnya, juga proaktif meracik BCP terkait Covid-19.

“BCP dan berbagai protokol yang kami susun tentunya tetap mengacu kepada kebijakan Menteri Kesehatan, standar umum penanganan, dan best practices sesuai skala kedaruratan. Kami juga mengikuti arahan dari Menteri Keuangan, OJK, dan BI yang telah disampaikan beberapa waktu lalu,” ujar Chaerul di Jakarta, Senin (10/3/2020).

Chaerul menjelaskan BCP tersebut dijadikan pedoman oleh unit kerja di Bank BTN. Isi BCP yakni kriteria penentuan kritikalitas wilayah dan pemetaan jaringan kantor berdasarkan kriteria kritikalitas tersebut.

Dalam BCP tersebut juga berisi prosedur yang harus dilakukan dalam mitigasi Covid-19, daftar rumah sakit rujukan pemerintah, serta standard operating procedur (SOP) penerimaan tamu dan penanganan pegawai suspect Covid-19.

 

(*)