Jalan Raya Bekasi Lokasi Pipa Gas Bocor Kembali Dibuka

Oleh Ady Anugrahadi pada 12 Mar 2020, 18:53 WIB
Diperbarui 12 Mar 2020, 18:53 WIB
Kondisi Semburan Gas PGN di Cakung
Perbesar
Aktivitas petugas saat menangani semburan gas PGN di proyek Tol Dalam Kota rute Pulogebang-Kelapa Gading, Cakung, Jakarta, Kamis (12/3/2020). Semburan gas yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB tersebut akibat proyek penggalian mengenai pipa distribusi PGN. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta Polisi membuka kembali ruas jalan di Jalan Raya Bekasi, Cakung Jakarta Timur.  Arus lalu lintas sempat ditutup pada pukul 10.00 WIB karena pipa milik Perusahaan Gas Negara (PGN) mengalami kebocoran, pada Kamis (12/3/2020).

Kanit Lantas Polsek Cakung, AKP Tri Gunawan mengatakan, jalur dibuka pada pukul 16.05 WIB karena pipa tak lagi mengeluarkan semburan gas.

"Aliran gas nya sudah ditutup hanya tinggal disambung pipa aja, jadi saat ini arus lalin juga sudah dibuka kembali, sudah tidak dialihkan," kata dia dalam keterangan, Kamis (12/3/2020).

Sebelumnya, Kanit Reskrim Polsek Cakung, Ajun Komisaris Polisi Tom Sirait menjelaskan, penyebab kebocoran pipa gas diduga disebabkan kesalahan pekerja saat melakukan pengeboran.

"Salah bor tahu-tahunya kena pipa gas gitu aja," kata dia saat dimintai konfirmasi, Kamis (17/3/2020).

Sementara itu, Wakapolres Metro Jakarta Timur, AKBP Stefanus Michael Tamuntuan menyebut tiga pekerja sedang dimintai keterangan untuk mengungkap kasus ini. 

"Tiga yang diperiksa. Mereka yang melakukan pengerjaan," ujar dia.

Stefanus mengatakan, insiden ini terjadi pada pukul 10.00 WIB. Ia pun belum berani berbicara secara detail.

"Masih di dalami ya. Ini pipa gas milik PGN," terang dia.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya