BPIP Usulkan Finalis Puteri Indonesia Diberi Pembekalan Pancasila

Oleh Lizsa Egeham pada 08 Mar 2020, 10:42 WIB
Diperbarui 08 Mar 2020, 10:42 WIB
Budi Gunawan Ditunjuk Sebagai Kapolri, Tokoh Lintas Agama Angkat Bicara
Perbesar
Romo A Benny Susetyo memberikan pernyataan seputar penunjukan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri oleh Presiden Joko Widodo di gedung PGI Jakarta, Sabtu (17/1/2015). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Benny Susetyo menyarankan agar para Finalis Puteri Indonesia diberikan pembekalan terkait wawasan kebangsaan, khususnya nilai-nilai Pancasila.

Hal ini disampaikannya menanggapi kejadian Finalis Puteri Indonesia 2020 Kalista Iskandar yang tidak bisa menjawab pertanyaan tentang isi Pancasila.

"Ini penting dalam rangka mempersiapkan dan membangun karakter kebangsaan mereka yang ikut dalam ajang Puteri Indonesia," jelas Benny dalam pernyataan tertulis, Minggu (8/3/2020).

Menurut dia, membangun karakter Pancasila bagi setiap insan warga bangsa Indonesia merupakan hal yang sangat penting. Benny menilai kejadian Kalista tersebut membuka mata para pemangku kepentingan untuk kembali mengajarkan nilai-nilai Pancasila ke publik tanah air.

Untuk itu, dia menegaskan pentingnya melakukan pemetaan terkait pembinaan ideologi bagi setiap elemen bangsa,

"Pemetaan penting untuk dilakukan, setelah dilakukan pemetaan kita bisa kembali mengajarkan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila bagi seluruh elemen bangsa Indonesia," tuturnya.

Benny mengakui Pascareformasi 1998, terjadi reduksi pemahaman terhadap ideologi Pancasila. Dia mengatakan tidak ada lagi institusi yang mengajarkan serta menanamkan pemahaman terhadap Pancasila kepada elemen bangsa.

"Oleh karena itu saya katakan sekali lagi penting untuk mengajarkan Pancasila di tiap jenjang pendidikan dan bagi seluruh elemen bangsa," kata Benny.

Dia pun berharap agar kejadian tersebut tidak terulang kembali. Sebab, Puteri Indonesia akan mewakili Indonesia di ajang internasional sehingga mereka dituntut untuk memiliki pemahaman mengenai wawasan kebangsaan.

"Khususnya Pancasila dan memiliki karakter kebangsaan Indonesia yang kuat," ucapnya.

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓