Kemenkes Pastikan Karyawan BUMN di Cianjur Bukan Meninggal Akibat Corona

Oleh Lizsa Egeham pada 03 Mar 2020, 13:50 WIB
Diperbarui 03 Mar 2020, 13:50 WIB
Petugas Medis Tangani Pasien Virus Corona di Ruang ICU RS Wuhan
Perbesar
Petugas medis dari Provinsi Jiangsu bekerja di sebuah bangsal ICU Rumah Sakit Pertama Kota Wuhan di Wuhan, Provinsi Hubei, 22 Februari 2020. Para tenaga medis dari seluruh China telah mengerahkan upaya terbaik mereka untuk mengobati para pasien COVID-19 di rumah sakit tersebut. (Xinhua/Xiao Yijiu)

Liputan6.com, Jakarta Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Achmad Yurianto memastikan, bahwa karyawan BUMN berinisial D yang meninggal di Cianjur, Jawa Barat negatif virus corona (Covid-19).

Warga Tambun, Bekasi, Jawa Barat yang berusia 50 tahun itu sebelumnya dilaporkan sebagai pasien suspect virus corona.

"Yang dari Cianjur, hasil pemantauan kita termasuk dalam 155 (pasien) yang negatif. Jadi meninggalnya bukan karena Covid-19," kata Yuri di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Yuri mengaku belum mengetahui penyebab pegawai perusahaan pelat merah itu meninggal dunia. Pihaknya akan menelusurinya ke Rumah Sakit dr Hafidz (RSDH) Cianjur, tempat pasien dirawat.

"Akan kami tanyakan ke rumah sakitnya," ucapnya.

Sebelumnya, seorang pria berusia sekitar 50 tahun yang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit dr Hafidz (RSDH) Cianjur, Jawa Barat dikabarkan meninggal dunia pada Selasa (3/3/2020), setelah diduga terjangkit virus Corona.

Pasien yang merupakan karyawan di salah satu BUMN itu berdomisili di Bekasi dan sedang berkunjung ke keluarganya di Cianjur, usai kembali dari Malaysia. Dirinya meninggal dunia sebelum sempat dirujuk ke Bandung.

2 dari 3 halaman

Riwayat Perjalanan ke Malaysia

Petugas Medis Tangani Pasien Virus Corona di Ruang ICU RS Wuhan
Perbesar
Liu Huan (kanan), petugas medis dari Provinsi Jiangsu, memasuki sebuah bangsal ICU Rumah Sakit Pertama Kota Wuhan di Wuhan, Provinsi Hubei, 22 Februari 2020. Tenaga medis dari seluruh China mengerahkan upaya terbaik mereka untuk mengobati para pasien COVID-19 di rumah sakit itu. (Xinhua/Xiao Yijiu)

Berdasarkan informasi, pasien tersebut punya riwayat perjalanan ke Malaysia dan kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat. Namun, beberapa hari setelah pulang dari Malaysia, pasien mengalami gejala demam dan batuk.

Petugas medis RSDH Cianjur langsung membawa jenazah pasien ke rumah duka di Bekasi dengan menggunakan mobil ambulans milik rumah sakit tersebut.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓