Mahfud Md Minta Masyarakat Abaikan Hoaks soal Virus Corona di Indonesia

Oleh Liputan6.com pada 29 Feb 2020, 15:08 WIB
Diperbarui 29 Feb 2020, 15:08 WIB
Mahfud MD

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud Md meminta masyarakat mengabaikan berbagai kabar bohong atau hoaks yang menyebut sudah ada kasus virus Corona jenis baru (COVID-19) di Indonesia.

"Jangan percaya pada berita hoaks, sampai hari ini Indonesia termasuk yang masih zero. Zero dari virus Corona itu," kata Mahfud usai dialog kebangsaan dan launching buku Ulama dan Negara Bangsa di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, seperti dilansir Antara, Sabtu (29/2/2020).

"Coba kalau ada, di mana itu ada virus Corona. Itu kan cuma orang mau bikin isu. Saya tidak tahu kalau besok lusa, tapi sampai hari ini tidak ada," lanjut dia.

Menurut dia, jika keberadaan kasus COVID-19 memang sudah ditemukan di Indonesia, maka setidaknya sudah muncul korban dengan ciri-ciri khusus yang menyertainya.

"Wong cirinya kan jelas didahului dengan panas, sesak napas, ininya (hidungnya) meleleh-leleh karena virus. Ini tidak ada orang yang penyakitnya seperti itu. Enggak ada," kata Mahfud Md soal hoaks Corona di Indonesia.

 

2 dari 3 halaman

Ajak Masyarakat Berdoa

Menko Polhukam Mahfud Md
Menko Polhukam, Mahfud Md, di kantornya, Jumat (28/2/2020). (Liputan6.com/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Soal 232 orang yang dianggap suspect COVID-19, menurut Mahfud, ratusan orang itu memang meminta untuk diperiksa sendiri karena ketakutan dan hasilnya negatif.

"Kita berdoa mudah-mudahan (tidak ada kasus COVID-19) sampai dengan seterusnya," kata dia.

Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menemukan 127 hoaks atau berita bohong mengenai penyebaran virus corona jenis baru (COVID-19).

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓