Jaksa Agung ST Burhanuddin Bertemu Grup Emtek Bahas Peranan Media

Oleh Nanda Perdana Putra pada 27 Feb 2020, 12:04 WIB
Diperbarui 27 Feb 2020, 12:04 WIB
emtek

Liputan6.com, Jakarta - PT Elang Mahkota Teknologi atau Grup Emtek bertamu ke Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan. Pertemuan tersebut dalam rangka silaturahim sekaligus membahas peranan media bagi masyarakat luas.

Jaksa Agung ST Burhanuddin sebagai tuan rumah menyambut kedatangan Grup Emtek sekaligus memberikan apresiasi. Dia didampingi sejumlah jajaran Kejagung, salah satunya Kapuspenkum Kejagung Heri Setiyono.

"Media dengan kita ya memang perlu kerja sama. Mabes Polri dengan medianya sudah canggih, kita perlu menuju ke sana juga," tutur Burhanuddin di Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis (27/2/2020).

Burhanuddin menjelaskan, kerja sama di sini dalam arti bagaimana Kejagung nantinya dapat mengelola informasi agar dapat sepenuhnya tersampaikan kepada masyarakat.

"Kami mendapat suatu pencerahan mengelola suatu media. Karena apa pun yang kita lakukan, kerja apa pun yang kita lakukan, tanpa media, masyarakat tidak tahu yang kita kerjakan," katanya.

Burhanuddin menyebut, media menjadi sarana menyampaikan pertanggungjawaban kinerja instansi ke publik. Masyarakat layak mengetahui bahwa kejaksaan menjalankan peran yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

"Kerja sama ini tentu dalam rangka penguatan dan keterbukaan kita dengan Grup Emtek tentang berita," ujar Burhanuddin.

Direktur Utama Indosiar yang juga Direktur SCM, Imam Sudjarwo mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kinerja Kejagung di bawah kepemimpinan ST Burhanuddin.

"Kita media yang betul-betul netralitas dan itu harus dijunjung tinggi. Dan tetap kita support (tidak menutupi) pemerintah terkait keberhasilan," jelas Imam.

2 dari 3 halaman

Sigap Usut Jiwasraya

Sementara itu, Pemimpin Redaksi SCTV dan Indosiar Mohamad Teguh mengangkat salah satu isu hangat dalam pertemuan tersebut, yakni dugaan korupsi Jiwasraya. Kejagung di bawah kepemimpinan ST Burhanuddin dinilai cepat menetapkan tersangka kakap dan sigap menelusuri aset dalam kasus tersebut.

"Ini kan memerlukan strategi, bagaimana mungkin jaksa mengetahui. Dari hasil goreng-goreng atau penggembosan aset kemudian dengan cepat ditelusuri. Kita pikir ini luar biasa. Di kasus asuransi ini kita melihat asuransi ini bolong. Kita apresiasi sekali Kejagung," beber Teguh.

Dalam kesempatan itu, Pemimpin Redaksi Liputan6.com Irna Gustiawati turut memberikan gambaran media dalam lingkup digital masa kini ke pihak Kejagung. Sementara Pemimpin Redaksi Merdeka.com Ramadhian Fadillah mengulas perlunya masyarakat mengenal sosok jaksa yang layak menjadi teladan, khususnya oleh generasi milenial.

Jaksa Agung ST Burhanuddin berterima kasih atas setiap masukan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut. Dirinya dan Direktur SCM Imam Sudjarwo kemudian bertukar plakat secara simbolis mewakili antarintansi.

Hadir juga dalam kegiatan itu Corporate Secretary PT Surya Citra Media (SCM) Gilang Iskandar dan Corporate Relations SCTV dan Indosiar Uki Hastama.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓