Survei Indobarometer: Anies Capres Terkuat di 2024 dari Kepala Daerah

Oleh Liputan6.com pada 23 Feb 2020, 14:32 WIB
Diperbarui 23 Feb 2020, 14:32 WIB
Paket Kontrak Pembangunan MRT Fase II Resmi Ditandatangani
Perbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi sambutan saat penandatanganan paket kontrak Pembangunan MRT Fase 2 di Jakarta, Senin (17/2/2020). Konstruksi proyek MRT Jakarta Fase II paket pertama dari Bundaran HI hingga Harmoni (CP201) dimulai Maret 2020- Desember 2024. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Survei Indobarometer menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden terkuat di antara para kepala daerah di Tanah Air. 

Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari menyebut, jika Pilpres diikuti oleh 6 kepala daerah, Anies Baswedan unggul dengan angka 31.7%, disusul Ganjar Pranowo 11.8%, Tri Rismaharini 9.9%, Mochamad Ridwan Kamil 8.2%, Khofifah Indar Parawansa 5.6%, dan Nurdin Abdullah 0.8%. 

Anies Baswedan juga menjadi calon dengan tingkat pengenalan tertinggi dengan angka 91.7%, kemudian Ridwan Kamil 65.8% dan Khofifah Indar Parawansa 55.8%. Sementara Tri Rismaharini 49.4%, Ganjar Pranowo 47.8%, dan Nurdin Abdullah 10.7%.

Qodari menambahkan, meskipun tingkat pengenalan tinggi, namun Anies harus tetap waspada karena pengenalan kompetitornya masih di bawah 90%. 

"Jika popularitas Ridwan Kamil, Ganjar atau Risma mencapai 90% dinamika suara bisa berubah," Kata Qodari di Jakarta, (23/2/2020).

Qodari melanjutkan, meski populasi DKI Jakarta hanya 4% dari populasi nasional, salah satu penyebab Anies menjadi kepala daerah paling dikenal karena statusnya memimpin ibu kota negara dan menjadi pusat media massa.

Khususnya, televisi yang membuat liputan kepada gubernur DKI Jakarta sangat tinggi. Sehingga menjangkau seluruh penduduk Indonesia. 

"Dari sini lah, antara lain, timbul istilah Gubernur DKI Jakarta adalah gubernur rasa presiden," ucap Qodari.

 

2 dari 3 halaman

Punya Kinerja Bagus

Pawai Persija Jakarta
Perbesar
Gubernur DKI, Anies Baswedan, foto bersama pemain Persija Jakarta di Balai Kota, Jakarta, Sabtu (15/12). Pawai tersebut untuk merayakan keberhasilan Persija meraih gelar Juara Liiga 1 Indonesia. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Selain itu, dalam setiap kontestasi politik, tambah Qodari, para kandidat harus memperhatikan variabel pengenalan dan kinerja sebagai ukuran rakyat untuk memilih.

"Siapa yang paling dikenal dan kinerjanya paling bagus, itu akan dipilih oleh rakyat Indonesia," pungkas Qodari.

Survei digelar di seluruh Provinsi di Indonesia yang meliputi 34 Provinsi. Jumlah sampel pada survei ini sebanyak 1200 responden, dengan margin of error sebesar ± 2.83%, pada tingkat kepercayaan 95%. 

Responden survei adalah warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku, yaitu warga yang minimal berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah pada saat survei dilakukan.

Metode penarikan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling. Waktu pengumpulan data pada tanggal 09 hingga 15 Januari 2020. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner.

 

Reporter: Muhammad Genantan Saputra 

Sumber: Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓