243 WNI Dipulangkan dari Natuna, Termasuk 3 Anak-Anak

Oleh Mevi Linawati pada 15 Feb 2020, 13:19 WIB
Diperbarui 15 Feb 2020, 13:19 WIB
Menkes dan Dirut BPJS Kesehatan Rapat dengan DPR
Perbesar
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto saat rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (5/11/2019). Rapat membahas polemik kenaikan iuran BPJS Kesehatan. (Liputan6.com/JohanTallo)

Liputan6.com, Jakarta - Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah menjalani masa observasi di Natuna, Kepulauan Riau siap dipulangkan ke kampung halaman masing-masing. Mereka akan diterbangkan dari Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna ke Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (15/2/2020).

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, ada 243 WNI yang diterbangkan dari Natuna ke Jakarta. Mereka dinyatakan dalam kondisi sehat.

Dia menjelaskan, 243 WNI yang dipulangkan ke Jakarta tersebut terdiri dari WNI dari Wuhan, kemudian 5 konjen, awak pesawat dari Batik Air dan sebagainya.

"Ada 3 anak kecil, sehat semua." kata Menkes di Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna.

Jelang kepulangannya, sekitar pukul 12.00 WIB mereka mengikuti acara bersama tim pemulangan. Acara digelar di sebuah hanggar. Sebanyak 238 WNI dari Wuhan ini memegang miniatur bendera merah putih.

Beberapa kali mereka bersorak ceria. Ini sekaligus membuktikan, mereka dalam kondisi sehat.  

"Dengan keceriaan ini, artinya mereka dalam kondisi sehat," kata salah satu tim pemulangan di Natuna, Sabtu.

2 dari 3 halaman

Biaya Transportasi

Mendarat di Batam, WNI dari Wuhan Langsung Disemprot Disinfektan
Perbesar
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan ke WNI yang dievakuasi dari Wuhan, China saat tiba di bandara internasional Hang Nadim, Batam, Minggu (2/2/2020). Para WNI langsung ke luar pesawat untuk selanjutnya menuju Natuna, Kepulauan Riau. (Photo by Handout/Indonesian Embassy/AFP)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan membekali biaya transportasi untuk setiap Warga Negara Indonesia dari Wuhan yang diobservasi di Natuna, Kepulauan Riau sebesar Rp1 juta per orang untuk kembali ke daerahnya masing-masing.

"Untuk akomodasi, transportasi sampai nanti di Halim, pemerintah masih akan urus sampai mereka kembali ke daerah masing-masing," kata Letnan Jenderal Doni Monardo di Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (15/2/2020). Demikian dilansir Antara.

Rencananya, seluruh WNI yang diobservasi di Natuna akan dikembalikan ke daerah masing-masing, melalui Jakarta dan setelah itu dijemput oleh pemerintah daerah masing-masing.

"BNPB siapkan tiket pesawat. Pemda menyiapkan juga. Diharapkan semuanya memenuhi," kata dia.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓