Perundungan Purworejo, Polisi: Pelaku Anggap Korban Lemah

Oleh Ady Anugrahadi pada 14 Feb 2020, 13:53 WIB
Diperbarui 14 Feb 2020, 13:53 WIB
Ilustrasi Kekerasan Pada Anak (iStockphoto)
Perbesar
Ilustrasi Kekerasan Pada Anak (iStockphoto)

Liputan6.com, Jakarta - Polres Purworejo terus menggali keterangan tiga siswa yang melakukan perundungan terhadap siswi berinisial CA. Ketiganya, yaitu TP, DF, dan UHA, menempuh pendidikan di salah satu SMP Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, sekolah yang sama dengan korban.

Pelaku mengaku sering meminta sejumlah uang kepada korban. Namun, korban selalu menghiraukannya. Perbuatan ketiganya akhirnya dilaporkan ke seorang guru.

"Persekusinya baru sekali ini, cuma untuk dimintain uang sudah sering," kata Kapolres Purworejo, AKBP Rizal Marito, saat dihubungi Liputan6.com soal perundungan Purworejo, Jumat (14/2/2020).

Rizal menuturkan, pihaknya sedang mencari adanya korban lain. Namun, dari hasil pemeriksaan diketahui korbannya hanya satu orang.

"Sementara baru satu korban. Kalau keterangan tersangka sendiri memang karena dianggap korban ini lemah, punya uang jajannya agak lebih, makanya dimintain," ujar Rizal terkait perundungan Purworejo.

2 dari 3 halaman

Dilaporkan Netizen

Ilustrasi Kekerasan Pada Anak (iStockphoto)
Perbesar
Ilustrasi Kekerasan Pada Anak (iStockphoto)

Sebelumnya, dalam video yang beredar seorang siswi sekolah menengah pertama (SMP) di Purworejo mendapatkan penganiayaan oleh tiga teman laki-lakinya. Siswi SMP itu bahkan ditendang berkali-kali.

Seorang netizen kemudian melaporkan persekusi di Purworejo itu kepada Ganjar Pranowo melalui Twitter. "Need your quick action Pak Gubernur," tulis dia kepada Ganjar.

Ganjar kemudian merespons dengan menanyakan lokasi dan tanggal kejadian.

Dalam waktu kurang dari dua jam, Ganjar menelepon kepala sekolah, bupati dan beberapa pihak terkait dengan kasus ini. Dia pun mengatakan kepolisian sudah menerima laporan tentang persekusi di Purworejo tersebut.

"Akun sy dibanjiri kejadian di salah satu smp di butuh purworejo. Sy sdh telp kaseknya & dia sdh urus. Polisi juga sdh menerima laporannya. Bsk saya minta pengawas sekolah & dinas utk turun agar bicara dg ortu anak2 itu. Pak Bupati Purworejo jg sdh sy kontak. --- Sayangi temanmu!" tulis Ganjar Pranowo dalam akun Twitternya, @ganjarpranowo.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Terkait di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓