Jadi Ketum PAN, Zulhas Minta Maaf soal Insiden di Arena Kongres

Oleh Nanda Perdana Putra pada 11 Feb 2020, 19:54 WIB
Diperbarui 11 Feb 2020, 19:54 WIB
Zulhas

Liputan6.com, Jakarta - Zulkifli Hasan atau Zulhas kembali menjadi Ketua Umum PAN periode 2020-2025. Dia pun meminta maaf atas segala insiden yang sebelumnya terjadi dalam arena Kongres V PAN di Kendari.

"Sahabat saya Mulfachri Harahap memang keras, tapi hatinya baik. Kalau ada gesekan-gesekan, kami yang bersalah di hadapan teman-teman, saya meminta maaf. Ini menjadi peristiwa penting untuk partai," tutur Zulhas di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (11/2/2020).

Menurut Zulhas, PAN akan tetap solid meski telah terjadi peristiwa tersebut. Pada dasarnya, seluruh kader memiliki kecintaan terhadap partai dengan berbagai sikap.

"Tentu ini kemenangan Partai Amanat Nasional. Apalah Zulkifli Hasan seorang diri tentu tidak bisa berbuat apa-apa. Ini perjuangan kawan-kawan, senior-senior semua," jelas dia.

Zulhas berharap, terpilihnya dia menjadi Ketum PAN merupakan takdir baik untuk partai dalam lima tahun ke depan. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais.

Kembali dia meminjam istilah smackdown dari Amien Rais. Bahwa meski kekerasan terjadi di awal, namun pada akhirnya akan kembali bersikap baik.

"Tentu semua karena pendiri partai kita, tokoh reformasi, Pak Amien Rais," Zulhas menandaskan.

 

2 dari 3 halaman

Zulhas Unggul Suara

Berdasarkan perhitungan, Zulkifli Hasan memperoleh 331 suara. Sementara Mulfachri Harahap dengan 225 suara dan Drajad Wibowo 6 suara. Sementara yang tidak sah ada 3 suara.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓