Zulhas Ungkap Alasan Amien Rais Tak Hadiri Pembukaan Kongres PAN di Kendari

Oleh Liputan6.com pada 10 Feb 2020, 22:29 WIB
Diperbarui 10 Feb 2020, 22:29 WIB
Zulhas
Perbesar
Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan atau Zulhas saat menghadiri Kongres PAN di Kendari. (Liputan6.com/Nanda Perdana Putra)

 

Liputan6.com, Jakarta Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi membuka gelaran Kongres V, di Kendari. Acara yang pembukaan yang digelar di Kawasan Tugu Persatuan Kendari dihadiri sejumlah tokoh PAN, seperti Hatta Rajasa dan Sutrisno Bachir. Juga hadir Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno.

Namun acara tersebut tidak dihadiri satu tokoh senior PAN, yakni Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan atau Zulhas mengungkapkan ketidakhadiran Amien dalam acara tersebut dikarenakan ada agenda penting yang tidak dapat ditinggalkan.

Ketidakhadiran Amien, lanjut Zulhas, sudah disampaikan lewat pesan yang disampaikan kepada Eko Hendro Purnomo sebagai Ketua Organizing Committee (OC) Kongres PAN.

"Ketua Dewan kehormatan PAN, saudaraku Mohammad Amien Rais, yang baru saja mengirimkan, tadi satu jam yang lalu ke Mas Eko sedang rapat penting. Mudah-mudahan bisa hadir. Tapi kalau tidak katanya silakan acara untuk dilanjutkan," ungkapnya dalam sambutan, di acara pembukaan Kongres V PAN, Kendari, Senin (10/2/2020).

Dia pun mengungkapkan salah satu pesan yang pernah diutarakan Amien terkait ketat dan kerasnya kompetisi di internal partai.

 

2 dari 2 halaman

Ibarat Smack Down

Amien Rais, kata dia, mengibaratkan kontestasi pemilihan ketua umum PAN, seperti pertarungan gulat 'SmackDown'. "Pak Amien mengatakan kompetisi itu seperti smack down," ujar dia.

Meskipun saat kompetisi persaingan tampak begitu ketat, tapi situasi akan kembali mencair setelah kompetisi usai. Setiap kubu yang bersaing akan kembali bersatu untuk membangun partai.

"Kadang-kadang banting-bantingannya keras. Tetapi setelah itu kita berharap kita bersatu lagi untuk memperkokoh partai kita," tandas Zulhas.

Reporter: Wilfridus Setu Embu

Sumber: Merdeka.com

Lanjutkan Membaca ↓