Jelang Musim Haji, Imigrasi Tangerang Buka Hari Khusus Layani Calon Jamaah

Oleh Pramita Tristiawati pada 09 Feb 2020, 02:11 WIB
Diperbarui 09 Feb 2020, 02:11 WIB
Jelang musim haji tahun ini, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Kota Tangerang membuka pelayanan paspor khusus untuk calon jamaah haji dan umroh, Sabtu (8/2/2020).
Perbesar
Jelang musim haji tahun ini, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Kota Tangerang membuka pelayanan paspor khusus untuk calon jamaah haji dan umroh, Sabtu (8/2/2020). (Liputan6/Pramita)

Liputan6.com, Jakarta - Jelang musim haji tahun ini, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Kota Tangerang membuka pelayanan paspor khusus untuk calon jamaah haji dan umroh, Sabtu (8/2/2020).

Kepala Kantor Imigrasi Klas I Non TPI Tangerang, Felucia Sengky Ratna mengatakan, khusus untuk akhir pekan, pihaknya hanya membuka pelayanan untuk calon jamaah haji. Sementara pada hari Senin - Jumat untuk para calon jamaah umroh.

"Ada 150 kuota perharinya untuk calon jamaah haji di wilayah Imigrasi Tangerang Raya, dimana wilayah Kota Tangerang 50 kuota, Tangerang Selatan 50 kuota, dan Kabupaten Tangerang 50 kuota," ujar Felicia di Taangerang, Sabtu (8/2/2020).

Kemudian, khusus untuk jamaah umroh, pihak imigrasi memfasilitasi mendaftar dengan Aplikasi Pendaftaran Antrian Paspor Online atau Apapo. Perharinya petugas menerima maksimal 150 pemohon.

Pelayanan telah dijalankan sejak hari ulang tahun Imigrasi ke 70 pada akhir Januari lalu, pihaknya telah berhasil melayani ribuan calon jamaah haji dan umroh.

"Antusias masyarakat memang cukup besar, dimana belum satu bulan kami melakukan pelayanan khusus ini sudah melayani 1.500 calon jamaah haji dan umroh," jelasnya.

Sementara, Kepala Seksi Pelayanan dan Verifikasi Dokumen Perjalanan, R.A Tyas Kristianingrum mengatakan, masih ada kendala dalam pelayanan khusus paspor haji dan umroh ini, terutama bagi calon jamaah haji. Misalnya masih ada yang lupa membawa berkas yang digunakan sebagai syarat pembuatan paspor.

"Khususnya calon jamaah haji banyak yang sudah berusia lanjut, biasanya sudah menginformasikan syarat yang harus dibawa, tapi yang dibawa tidak seperti itu karena rata-rata sudah lansia, berkasnya kurang lengkap ketika sampai di sini," kata Tyas.

Ditutup Sebelum Ramadan

Pelayanan tersebut pun akan mulai ditutup sebelum bulan ramadan 2020 mendatang. Imigrasi Klas 1 Non TPI Kota Tangerang menargetkan 2.500 calon jamaah haji dan umroh yang dilayani.

"Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang ingin kedepan memisahkan calon ibadah umroh, haji, dan wisata biasa agar semuanya tertib, terarah, dan memberikan pelayanan yang prima juga," katanya.

 

2 dari 3 halaman

Ditutup Sebelum Ramadan

Pelayanan tersebut pun akan mulai ditutup sebelum bulan ramadan 2020 mendatang. Imigrasi Klas 1 Non TPI Kota Tangerang menargetkan 2.500 calon jamaah haji dan umroh yang dilayani.

"Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang ingin kedepan memisahkan calon ibadah umroh, haji, dan wisata biasa agar semuanya tertib, terarah, dan memberikan pelayanan yang prima juga," katanya.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait