PKS Ingin Cawagub DKI dari Gerindra Ikut Fit and Proper Test

Oleh Liputan6.com pada 29 Jan 2020, 22:05 WIB
Diperbarui 29 Jan 2020, 22:05 WIB
Susi Pudjiastuti Bahas Masalah Natuna di DPP PKS

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman meminta, pemilihan calon wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta dilakukan fit and proper test. Dia pun heran dengan sikap Partai Gerindra yang menolak fit and proper test pada proses pemilihan orang nomor 2 di Ibu Kota.

Padahal, kata Sohibul, Gerindra Ingin ada fit and proper test pada saat PKS menyodorkan Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu sebagai calon wagub sebelumnya.

"Sebagai pengusung kita sangat optimis, makanya kami berharap perlu dilakukan fit and proper test. Kan saat kami mengusung dua calon dari PKS sebelumnya, Gerindra minta fit and proper test, kenapa sekarang tidak," kata Sohibul di DPP Partai NasDem, Jakarta, Rabu (29/1/2020).

Sohibul merespons, pernyataan Wakil Ketua DPRD DKI Fraksi Gerindra M Taufik yang menyebut, tidak ada fit and proper test dalam tata tertib (tatib) pemilihan wagub.

Sohibul pun merujuk pada awal-awal pemilihan calon wagub DKI, ketika itu semua calon dari PKS diwajibkan mengikuti fit and proper test.

"Kalau itu masalahnya kenapa dulu ada fit and proper test? Ini kan untuk melihat mana yang lebih penting jangan membeli kucing dalam karung. Harus kita buka kompetensinya, track record," ujar Sohibul.

Sohibul pun ingin pemilihan wagub DKI berlangsung rahasia. Hal itu guna menjamin kemerdekaan pilihan politik masing-masing anggota DPRD.

"Nanti pemilihan setiap anggota dewan itu tertutup untuk menjamin mereka pemilihan sesuai dengan hati nurani," pungkasnya. 

 

Reporter: Muhammad Genantan Saputra

Sumber: Merdeka.com

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓