Underpass Kemayoran Masih Tergenang Air hingga Minggu Siang

Oleh Ika Defianti pada 26 Jan 2020, 10:47 WIB
Diperbarui 26 Jan 2020, 10:47 WIB
ika

Liputan6.com, Jakarta Underpass Kemayoran, Jakarta Pusat masih terendam banjir hingga saat ini, Minggu (26/1/2020) siang. Penyedotan pun masih terus dilakukan oleh sejumlah pihak di terowongan tersebut.

Pantauan Liputan6.com di lokasi, sejumlah pompa air milik Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta mobil pemadam kebakaran masih melakukan penyedotan.

Ketinggian debit air pun tampak mengalami penurunan bila dibandingkan hari sebelumnya, Sabtu (25/1/2020) yang mencapai langit-langit underpass. Selain itu, petugas Penanganan Prasaran dan Sarana Umum (PPSU) atau Pasukan Oranye juga ikut serta membersihkan sampah yang ada.

"Ini kira-kira sudah surut 1,5 meter. Kalau kemarin kan sampai di langit-langit. Semoga saja nanti malam sudah bersih," kata salah satu petugas Pemadam Kebakaran, Saefullah di lokasi.

Sebelumnya, hingga Sabtu siang (25/1/2020) ketinggian air di Underpass Kemayoran masih setinggi lima meter. Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menyebutkan bahwa terowongan yang tergenang akibat hujan Sabtu kemarin tanggung jawab pengelolaannya ada di Pemerintah Pusat.

"Iya betul, Underpass Kemayoran berada di bawah pusat, tepatnya Sekretariat Negara (Setneg), seperti kawasan GBK (Gelora Bung Karno)," kata Sekretaris Dinas SDA DKI Jakarta Dudi Gardesi seperti dikutip dari Antara.

Alasan Underpass Kemayoran berada di bawah pengelolaan Pemerintah Pusat karena sebelumnya kawasan itu merupakan landasan terbang pesawat sebelum berpindah ke Bandara Soekarno-Hatta.

2 dari 3 halaman

Ikut Membantu Pemompaan

Meski berada di bawah kewenangan Pemerintah Pusat, Dudi mengatakan Provinsi DKI Jakarta turut membantu pemompaan air di Underpass Kemayoran itu.

"Iya kalau nggak salah ada dua atau tiga unit dari SDA, ada juga dari dinas Gulkarmat ya, terus dari Pemerintah Pusat juga turunkan unit untuk pemompaan. Jadi, sama-sama berusaha menanggulangi kawasan yang tergenang itu," kata Dudi.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓