Top 3 News: Seorang Penerjemah Diisolasi Usai Penerbangan Guangzhou-Manado, Suspect Corona?

Oleh Yopi MakdoriLiputan6.comMaria FloraDevira Prastiwi pada 26 Jan 2020, 08:06 WIB
Diperbarui 26 Jan 2020, 08:06 WIB
Antisipasi Virus Corona, Jepang Pantau Pelancong Asal China

Liputan6.com, Jakarta Top 3 news hari ini, wabah Virus Corona telah menyebar ke sejumlah negara, termasuk Asia Tenggara. Virus ini pertama kali muncul di Wuhan, China, pada Desember 2019. 

Meski virus ini belum masuk ke Indonesia, tindakan pencegahan terus dilakukan. Salah satunya memeriksa wisatawan yang datang dari luar negeri, khususnya China yang masuk lewat Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang maupun pelabuhan.

Belum lama, RS Kandou Manado, Sulawesi Utara (Sulut) mengisolasi seorang penerjemah yang ikut penerbangan dengan rute Guangzhou-Manado dengan maskapai Lion Air. Saat terdeteksi oleh personel Kantor Kesehatan Pelabuhan, suhu tubuhnya tidak sampai 38 derajat selsius. 

Berita lain yang tak kalah menuai sorotan datang dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim. Mantan bos Gojek ini kembali memperkenalkan konsep Kampus Merdeka.

Lewat konsep ini, Nadiem membebaskan mahasiswa untuk belajar di luar kelas selama dua semester. Selama itu, mahasiswa bisa mengikuti kegiatan magang atau melakukan penelitian. 

Sementara itu, upaya Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk menarik warganya pindah ke Ibu Kota Baru juga banyak menuai sorotan pembaca Liputan6.com.

Jokowi memastikan Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur akan bebas dari pabrik.

Berikut berita terpopuler di kanal News Liputan6.com, sepanjang Sabtu, 25 Januari 2020:

2 of 5

1. Setelah Lakukan Penerbangan Guangzhou-Manado, Seorang Penerjemah Diisolasi di RS

RSHS
Petugas ruangan isolasi penyakit infeksi menular khusus tengah mengecek peralatan pelindung untuk mengantisiapsi adanya pasien terpapar virus corona ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jumat, 24 Januari 2020. (Arie Nugraha).

Seorang penerjemah diisolasi di RS Kandau Manado, Sulawesi Utara usai melakukan penerbangan Guangzhou-Manado.

"Dia seorang penerjemah yang selalu mendampingi turis. Tadi malam dia turun dari Guangzhou dan terdeteksi personel Kantor Kesehatan Pelabuhan, suhu tubuhnya tidak sampai 38 derajat selsius," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Sulut, dr Steaven Dandel di Manado, Sabtu (25/1/2020) seperti dikutip dari Antara.

Penerjemah tersebut kemudian diharapkan segera melaporkan ke petugas medis apabila ada gejala sesuatu yang mencurigakan.

"Tadi pagi dia melapor mengalami pilek, namun dia tidak demam dan tidak ada pneumonia atau radang paru-paru," ujarnya.

 

Selengkapnya...

3 of 5

2. Nadiem Wajibkan Seluruh Perguruan Tinggi Bebaskan Mahasiswa Belajar di Luar Kelas

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memperkenalkan konsep Kampus Merdeka.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memperkenalkan konsep Kampus Merdeka. (Liputan6/Yopi Makdori)

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memperkenalkan konsep Kampus Merdeka.

Ada beberapa kebijakan dalam konsep tersebut. Salah satunya mengenai otonomi mahasiswa untuk mengambil dua semester di luar kelas.

Nadiem menganalogikan perkuliahan ibaratnya sebuah aktivitas berenang. Menurut Nadiem, selama ini mahasiswa hanya diajarkan satu gaya saja dalam berenang. Maka jika seperti ini, lanjut dia mahasiswa akan kesulitan berenang manakala ia dilepas ke laut bebas. 

"Saat ini semua mahasiswa kita hanya belajar satu disiplin, lalu dia latihan berenang yang nantinya akan di laut cuma di kolam renang yang aman yang ada berbagai macam, ada alat-alat keamanan, nggak ada ombak, gak ada arus, gak ada cuaca. Jadi gimana nanti pada dia nyebur di laut terbuka dia bisa survive," tanya Nadiem.

Dengan membebaskan mahasiswa belajar di luar kelas selama dua semester, Nadiem Makarim ingin mahasiswa belajar berbagai macam pengetahuan di lapangan.

 

Selengkapnya...

4 of 5

3. 4 Rayuan Jokowi Agar Warga Tertarik Pindah ke Ibu Kota Baru

Presiden Jokowi dan sejumlah menteri meninjau ibu kota baru di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (17/12/2019).(Foto: Biro Pers Setpres)
Presiden Jokowi dan sejumlah menteri meninjau ibu kota baru di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (17/12/2019).(Foto: Biro Pers Setpres)

Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur sudah dipilih oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebagai lokasi Ibu Kota baru.

Beragam persiapan pun mulai dilakukan Jokowi untuk mewujudkan Ibu Kota baru. Di tengah persiapan yang dilakukan, Jokowi menebar janji manis kepada masyarakat agar mau dipindah.

Misalnya saja, Jokowi memastikan bahwa Ibu Kota baru akan bebas dari pabrik. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menekankan tidak akan ada pembangunan klaster industri yang berpotensi menciptakan polusi dan pencemaran lingkungan.

"Tidak ada klaster industri, tidak ada pabrik, harus ditekankan," ujar Jokowi.

 

Selengkapnya...

5 of 5

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓