Akhir Pelarian Perampok di Warteg Mamoka Bahari

Oleh Nanda Perdana Putra pada 26 Jan 2020, 00:02 WIB
Diperbarui 26 Jan 2020, 00:02 WIB
Perampokan dan Pembobolan

Liputan6.com, Jakarta - Heru Wahono alias Jengkol (22) tak bisa berkutik. Polisi datang menjemputnya Sabtu 25 Januari 2020 dini hari. Ketika itu, Jengkol tengah dalam pelarian usai merampok seorang pemuda di Warteg Mamoka Bahari Jalan Ciledug Raya, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Polisi awalnya mencium jejak Jengkol di wilayah Kemang dan Beji, Depok, Jawa Barat. Namun ketika disambangi, pelaku sudah tidak berada di lokasi.

Berdasarkan keterangan kerabat pelaku, Tim Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan kemudian menyeberang ke Sumatera Selatan.

Benar saja, Jengkol yang selama ini jadi buron, ditangkap. Pelaku ternyata bersembunyi di rumah keluarganya, kawasan Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan.

Dari foto yang beredar, Jengkol tampak tengah diinterogasi sejumlah polisi. Ia tampak mengenakan jaket berwarna hijau.

"Dia (Heru alias Jengkol) kabur ke Sumatera atas keinginannya sendiri. Dia di rumah keluarganya di sana. Alasannya, mau menghindari dari kejaran polisi," ungkap Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Bastoni Purnama saat dikonfirmasi, Sabtu 25 Januari 2020.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan Jengkol, di antaranya satu buah dompet hitam berisi KTP, kartu ATM, BPJS serta SIM C.

Setelah Jengkol, pada siang harinya pelaku perampokan di Warteg Mamoka Bahari, ditangkap. Pelaku yang diketahui berinisial Ahmad Firdaus (22) itu ditangkap di Jalan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.

"Total sudah dua yang kami amankan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Mochamad Irwan susanto saat di konfirmasi, Sabtu 25 Januari 2020.

Menurut Irwan, kini pihaknya masih memburu satu pelaku lainnya, yakni SB (22). "Masih kami kejar," ucap Irwan.

2 dari 3 halaman

Terekam CCTV

Perampokan dan Pembobolan
Ilustrasi Foto Perampokan dan Pembobolan. (iStockphoto)

Aksi perampokan Jengkol, Ahmad Firdaus, dan seorang rekannya dilakukan pada Selasa 21 Januari 2020 sekira pukul 01.00 WIB. Ketika itu, ketiga pelaku tengah berada di depan Warteg Mamoka Bahari, Jalan Ciledug Raya, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Seorang dari mereka pura-pura memesan makanan. Tampak juga korban yang masih duduk usai menyantap makanan. Tiba-tiba pelaku lainnya mendekati korban sambil mengacungkan celurit.

Korban yang kaget akhirnya pasrah dengan keadaan. Dompet dan handphone miliknya dirampas pelaku. Mereka kemudian kabur dengan menumpang sepeda motor.

Ternyata peristiwa ini viral di media sosial. Aksi ketiga pelaku perampokan terekam kamera pengawas milik Warteg Mamoka Bahari.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menyebut, korban perampokan adalah Andhika (28). Korban juga sudah membuat laporan ke polisi.

"Kerugian satu unit handphone dan uang tunai sebesar Rp 950 ribu," jelas dia.

Peristiwa itu bermula saat korban sedang makan di warteg dinihari. Tiba-tiba datang tiga orang mengendarai motor dan turun di lokasi.

"Pelaku mendatangi korban dan mengancam dengan menggunakan sajam yang diduga seperti celurit dan memaksa korban untuk menyerahkan barang barang milik korban," kata Yusri.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓