RSPI Sulianti Saroso: Terduga Pasien Negatif Virus Corona

Oleh Nanda Perdana Putra pada 25 Jan 2020, 14:19 WIB
Diperbarui 25 Jan 2020, 14:19 WIB
Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara.

Liputan6.com, Jakarta - Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, mengeluarkan surat keterangan hasil uji laboratorium terkait terduga pasien virus Corona. Tertulis bahwa pasien negatif menderita penyakit tersebut.

"Bersama ini kami ingin melakukan klarifikasi informasi tentang pasien yang saat ini dirawat di RSPI Sulianti Saroso. Pasien tersebut bukan suspect nCoV. Hasil pemeriksaan PCR menunjukkan negative corona virus," tutur Direktur Medik dan Perawatan Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Diany Kusumawardhani, dalam surat yang ditandatanganinya, Sabtu (25/1/2020).

Sebelumnya, terduga pasien terjangkit virus Corona telah dirawat sejak Rabu 22 Januari 2020.

Pokja Penyakit Infeksi Emerging RSPI Sulianti Saroso, Pompini Agustina menyampaikan, pasien merupakan warga negara Indonesia yang baru saja melakukan perjalanan dari China.

"Masuk RS sudah demam di atas 38 derajat, radang tenggorokan, dan flu batuk," tutur Pompini di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Jumat 24 Januari 2020.

Direktur Medik dan Perawatan Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Diany Kusumawardhani menambahkan, kondisi tersebut memang bagian dari gejala penderita virus Corona.

"Jadi memang yang harus mendapat perhatian khusus kalau mengalami gejala-gejala sesuai dengan itu, biasanya ada demam, batuk, dan sesak napas, kemudian ada riwayat perjalanan dari China," jelas Diany.

Menurut Diany, pihaknya telah mengambil sampel dahak dan cairan dalam hidung pasien untuk diuji laboratorium. Hasilnya akan keluar sekitar dua hingga tiga hari ke depan.

"Sampai saat ini belum bisa dipastikan cara penularan seperti apa, maka sebaiknya mendapatkan perawatan terisolasi. Tapi tentunya tergantung dengan kondisi penderita itu," Diany menandaskan.

 

2 dari 3 halaman

Siapkan Ruangan Isolasi

Virus Corona Hantui Perayaan Tahun Baru Imlek
Pelancong memakai masker saat tidur siang di Bandara Internasional Ibu Kota Beijing, 23 Januari 2020. China pada Kamis (23/1) menutup sebuah kota berpenduduk lebih dari 11 juta orang dalam upaya memerangi wabah virus corona, tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya. (AP/Mark Schiefelbein)

Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, menyiapkan ruang isolasi untuk menangani kasus virus Corona. 

Direktur Medik dan Perawatan Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Diany Kusumawardhani menambahkan, pihaknya menyiapkan 11 kamar khusus dalam satu ruangan isolasi.

"Ruangan aman dari penyebaran virus karena tidak ada udara keluar, dipastikan steril," kata Diany.

Diany mengimbau agar masyarakat tidak sungkan memeriksakan kondisi kesehatannya, khususnya jika baru saja berpergian ke luar negeri.

Tim dokter dengan spesialis penyakit infeksi telah disiagakan demi menangkal penyebaran virus Corona. "Terutama jika baru pulang dari China, diharapkan memeriksakan kondisinya," Diany menandaskan.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓