Hujan Deras di Jakarta, Pintu Air Manggarai Siaga Tiga

Oleh Yopi Makdori pada 24 Jan 2020, 12:00 WIB
Diperbarui 24 Jan 2020, 12:00 WIB
Pemprov DKI Siapkan Rp 600 M untuk Normalisasi Ciliwung
Perbesar
Foto udara suasana Sungai Ciliwung yang diapit pemukiman padat penduduk di kawasan Manggarai, Jakarta, Selasa (7/1/2020). Pemprov DKI Jakarta menyiapkan anggaran Rp 600 miliar untuk pembebasan 118 bidang lahan proyek normalisasi Sungai Ciliwung pada tahun 2020.(Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Liputan6.com, Jakarta - Hujan mengguyur sejumlah wilayah di Jakarta sejak Jumat (24/1/2020) pagi. Operator Pintu Air Manggarai, Adi Widodo mengatakan, tinggi muka air di Pintu Air Manggarai dalam status siaga 3.

"Siaga 3 dengan tinggi muka air 7,85 sentimeter," kata Adi saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Adi menerangkan, sejumlah wilayah yang biasa terendam air seperti Kampung Melayu belum dikabarkan terjadi banjir. Tetapi warga diminta waspada.

"Belum ada mas," ujar Adi.

Sebelumnya, Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) memprakirakan, ada potensi hujan lebat yang terjadi dalam kurun waktu sepekan, selama 24-29 Januari.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono R Prabowo mengatakan, hujan lebat selama sepekan dipengaruhi sirkulasi siklonik di sekitar Samudera Hindia selatan Lampung. Sirkulasi ini menyebabkan terbentuknya pola konvergensi serta belokan angin di wilayah Indonesia bagian barat.

2 dari 3 halaman

Disertai Petir

Selain itu, kata dia, kondisi atmosfer Indonesia yang labil menyebabkan massa udara lembab dari lapisan bawah cukup mudah untuk terangkat ke atmosfer.

"Kedua faktor tersebut menyebabkan peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia bagian barat," kata Mulyono dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Dia menuturkan, dengan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan akan ada hujan lebat disertai petir.

"Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan dalam periode sepekan ke depan, curah hujan dengan intensitas lebat, yang dapat disertai kilat/petir," ungkap Mulyono.

BMKGpun menghimbau agar masyarakat, tetap berhati-hati akan dampak hujan lebat ini.

"Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin," tukasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓