Hasil Diagnosa, Karyawan Huawei di Gedung BRI Terserang Radang Tenggorokan

Oleh Liputan6.com pada 23 Jan 2020, 17:59 WIB
Diperbarui 23 Jan 2020, 17:59 WIB
BRI

Liputan6.com, Jakarta Diagnosa terhadap karyawan Huawei yang berkantor di Gedung BRI, Jakarta yang diduga terjangkit virus Corona sudah dilakukan. Hasilnya, karyawan tersebut hanya terserang radang tenggorokan.

“Pekerja Huawei tersebut telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis dan dari hasil diagnosa rumah sakit, dinyatakan bahwa pekerja tersebut terserang radang tenggorokan,” kata Sekretaris Korporat BRI Hari Purnomo dalam keterangan tertulis, Kamis (23/1/2020)

Sebelumnya, beredar informasi bahwa salah satu karyawan Huawei yang bekerja di gedung BRI tersebut terjangkit virus nCoV (corona virus) hingga dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan penanganan secara medis.

Bahkan pihak Bank BRI pun sempat melakukan koordinasi dengan Huawei dan pihak terkait untuk melakukan investigasi terkait kebenaran informasi tersebut hingga memberikan masker bagi seluruh pekerja kantor Pusat Bank BRI.

Sementara itu, PT Huawei Tech Investment sebelumnya telah mengatakan dugaan terhadap karyawannya terinfeksi virus Corona saat berkunjung ke kantor Huawei di Jakarta belum sepenuhnya benar.

Dia mengatakan, karyawan tersebut memang dalam kondisi demam, namun belum ada keterangan dari rumah sakit terkait apakah dia terjangkit Virus Corona.

"Seorang karyawan dari Tiongkok yang mengunjungi kantor kami di Jakarta mengalami demam. Saat ini, kami belum dapat menyatakan apakah karyawan tersebut terjangkit virus Corona atau tidak sampai kami menerima konfirmasi dari pihak RS," ungkap pihak Huawei dalam keterangan resminya kepada LIputan6.com, Kamis (23/1/2019).

 

(Winda Nelfira/Liputan6.com)