Mantan Loyalis Bamsoet Kritisi Kepengurusan Golkar

Oleh Liputan6.com pada 17 Jan 2020, 18:06 WIB
Diperbarui 17 Jan 2020, 18:06 WIB
Jelang Munas, Partai Golkar Gelar Rapimnas

Liputan6.com, Jakarta Mantan loyalis Bambang Soesatyo Viktus Murin mengkiritisi struktur kepengurusan Partai Golkar periode 2019-2020. Mereka juga menyebut ada orang-orang yang dulunya bukan orang Golkar, langsung masuk ke dalam pengurus DPP Golkar.

Viktus Murin mengatakan ada orang-orang di pengurus baru yang secara vulgar mengangkangi aturan partai. Karena mengakomodir keluarga sampai orang yang di luar partai sebagai Pengurus.

"Ada di antara pengurus yang sebelumnya bahkan bukan kader Partai Golkar. Ada oknum pengurus yang sebelumnya telah meloncat menjadi pengurus partai politik lain, tetapi kini didudukkan seenaknya sebagai Pengurus Harian DPP," ujar Viktus dalam konferensi pers di kawasan SCBD, Jakarta, Jumat (17/1/2020).

"Ada pula oknum-oknum pengurus yang memiliki hubungan keluarga misalnya ayah-anak, kakak-adik, ipar-ponakan dan lain sebagainya," ucap Viktor.

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi merusak tatanan Partai Golkar sebagai partai moderen dan demokratis, menjadi partai yang keropos fungsi dan perannya, akibat hantu politik nepotisme dan politik dinasti.

Sementara itu, Koordinator tim sembilan, Cyrillus Kerong mengungkapkan siapa saja orang yang mereka maksud.

Dia menyebut ada dua orang yang dari luar partai diangkat menjadi pengurus. Mereka adalah pendiri Formappi Sebastian Salang, dan Hamzah Sangadji yang sebelumnya merupakan politikus Perindo. Sebastian menjabat sebagai Wasekjen, sementara Hamzah diangkat sebagai Ketua DPP.

 

2 dari 3 halaman

Anak Airlangga Masuk Kepengurusan

Cyrillus mengungkap pengurus yang memiliki hubungan saudara. Bukan hanya memiliki hubungan keluarga yang menjadi masalah, menurutnya, mereka ini tidak pernah terlibat di partai. Pertama, dia menyebut nama putra Ketua Umum Airlangga Hartarto, Ravindra yang ditunjuk sebagai Ketua DPP.

Kemudian ada nama ipar Airlangga, Kusuma Judileksono yang juga diangkat sebagai Ketua DPP. Cyrillus menyebut ada nama anak tiri Airlangga, Adanty Kurnia diangk sebagai wakil bendahara umum.

Selain dari keluarga Airlangga, ada putra Bendahara Umum Golkar Dito Ganinduto, yaitu Dico Ganinduto yang menjabat sebagai wakil sekjen. Lalu, ada putra Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu alias Tetty Paruntu, yaitu Adrian Jopie Paruntu yang menjabat sebagai wakil sekjen.

Cyrillus menyindir keterlibatan keluarga di tubuh pengurus Golkar. Dia menyebut dengan sebuah istilah.

"AMPI, anak mantu ponakan istri," kata dia. Cyrillus pun mendorong supaya susunan pengurus Golkar 2019-2024 ini dirombak.

"Solusinya harus dirombak, karena kroni-kroninya itu," ucapnya.

 

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait