BNPB Bakal Bentuk BPBD Standar Internasional di 10 Destinasi Wisata Prioritas

Oleh Liputan6.com pada 14 Jan 2020, 09:26 WIB
Diperbarui 14 Jan 2020, 09:26 WIB
Penghargaan Untuk Sutopo Purwo Nugroho
Perbesar
Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo usai bersilaturahmi dengan keluarga Sutopo di Boyolali, Kamis (11/7).(Liputan6.com/Fajar Abrori)

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo akan merancang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berstandar internasional di 10 destinasi wisata prioritas di Indonesia.

Namun, untuk tahap awal akan dilakukan di lima destinasi prioritas, di antaranya Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Bali, Danau Toba, Sumatera Utara, Likupang, Sulawesi Utara, Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Satu lagi, saya lupa. Tapi, tahap pertama lima destinasi prioritas terutama memiliki kunjungan wisata tertinggi, termasuk Bali. Kita akan dorong, dan Menteri Pariwisata sudah berkunjung ke BNPB dan kami sudah diskusi dan nanti kami akan matangkan lagi," kata Doni saat ditemui di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Senin (13/1/2019).

Ia juga menerangkan, hasil diskusi itu nantinya akan dimatangkan sehingga keluar sebuah konsep BPBD yang berstandar internasional sesuai harapan bersama. Ia juga menyebutkan, hal itu dilakukan karena Indonesia berada di areal resiko bencana. Maka, harus mempunyai penanganan bencana yang berkualitas untuk kesiapsiagaan.

"Indonesia ini mau tidak mau, suka tidak suka, senang tidak senang, kita berada di dalam areal risiko tinggi. Tetapi karena resiko tinggi inilah alamnya indah. Jadi ditempat alam yang indah inilah juga memiliki risiko," ujarnya.

"Kita punya koral yang bagus, punya banyak pulau-pulau yang indah kemudian juga hutan tropisnya yang masih sangat terpelihara. Sekarang bagaimana kita menyiapkan sebuah konsep agar daerah wisata prioritas ini memiliki kesiapsiagan yang tinggi," jelasnya.

2 dari 3 halaman

Berkualitas Internasional

Doni juga menegaskan, upaya untuk merancang BPBD berkualitas internasional adalah untuk kesiap siagaan dan juga fasilitas yang baik.

"Kita akan merancang sebuah BPBD yang berstandar internasional, BPBD yang dilengkapi dengan semua fasilitas, dan didukung oleh anggaran yang memadai. Tetapi dengan sumber daya manusia yang berkualitas. Jadi itu yang kita rencanakan untuk waktu yang akan datang," ujarnya.

"Termasuk Bali, dan Bali akan menjadi program prioritas BNPB supaya nanti bisa ditiru oleh daerah-daerah lainnya. Bagaimana, Bali membangun sistem, membuat kesiapsiagaan kepada publik dan masyarakat. Bukan hanya kepada penduduk lokal tetapi kepada wisatawan asing," ujarnya.

Reporter : Moh. Kadafi

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan video di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait