Pesawat F-16 Jaga Ketat Natuna Meski Kapal China Sudah Keluar

Oleh Maria Flora pada 10 Jan 2020, 10:42 WIB
Diperbarui 10 Jan 2020, 10:42 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan 1 Laksamana Madya TNI Yudo Margono, memastikan perairan Natuna masih dijaga ketat meski dua buah coast guard milik China sudah bergeser dari Zona Ekonomi Esklusif (ZEE). 

Pangkogabwilhan 1 yang menangani langsung perselisihan batas teritori kedaulatan Indonesia dengan China di perairan Natuna menyebut, tujuh unit kapal perang Republik Indonesia serta dua buah pesawat tempur F-16 masih dipertahankan di Natuna.

"Walaupun kapal itu sudah keluar, patroli dari unsur laut dan udara masih kita pertahankan," kata Laksamana Madya Yudo Margono.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menegaskan, meski langkah negosiasi diutamakan namun pemerintah tetap akan membangun pertahanan militer di Pulau Natuna.

Isu panas masuknya kapal nelayan China yang dikawal oleh militer mereka ke perairan Natuna juga mendapat perhatian Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Presiden yang meninjau langsung ke Natuna menegaskan, bahwa ZEE memang belum masuk dalam teritorial wilayah Indonesia. Namun, segala kekayaan alamnya yang berada di dalamnya adalah hak berdaulat Indonesia untuk dimanfaatkan.