Pimpinan KPK Datangi Kejaksaan Agung, Bahas Sinergitas

Oleh Liputan6.com pada 08 Jan 2020, 13:05 WIB
Diperbarui 08 Jan 2020, 13:05 WIB
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri bersama rombongan pimpinan KPK lain menyambangi Kantor Kejaksaan Agung RI (Kejagung), Rabu (8/1/2020).

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri bersama rombongan pimpinan KPK lain menyambangi Kantor Kejaksaan Agung RI (Kejagung), Rabu (8/1/2020).

Firli mengatakan, kedatangan mereka guna menjalani komunikasi lebih erat dengan Kejaksaan Agung. Di samping juga memperkuat kerjasama antar dua lembaga itu.

"Kedatangan Ketua KPK dalam rangka kita menjalin komunikasi dan lebih bersinergi, tentunya kami sama-sama penegak hukum yang langkahnya harus sama. Itu yang tadi kami bicarakan," papar Firli di Kantor Kejagung, Jakarta.

Selain itu, kunjungan pimpinan lembaga antikorupsi tersebut juga untuk membahas tindak lanjut dari nota kesepahaman antara keduanya.

"Menindaklanjuti beberapa surat keputusan bersama kejaksaan Agung dan KPK. Niatannya satu, bahwa penegakan hukum harus berjalan. Pilarnya KPK, Kejaksaan, dan Polri. Tentu ini kita harus bangun dan terus kita semangati dan tadi juga sudah kita sepakati," terang dia.

Firli mengaku kedua lembaga itu juga akan menyusun kembali terkait dengan nota kesepahamanada beberapa bidang yang telah disepakati. Termasuk terkai berbagi informasi tentang penanganan perkara dalam wujud e-SPDP (elektronik surat perintah dimulainya penyidikan).

"Yang kedua kita juga saling membantu perkara yang sudah ditangani oleh Kejaksaan, maka KPK wajib men-support supaya ini bisa selesai," ucap dia.

"Begitu juga sebaliknya, perkara yang sudah ditangani oleh KPK bilamana informasi yang dimiliki oleh Kejaksaan Agung, (maka) Kejaksaan Agung pun akan memberikan informasi itu kepada kita," Firli melanjutkan.

 

2 dari 3 halaman

Kerjasama Membangun SDM

Di samping itu, kedua lembaga juga berkomitmen untuk bekerjasama dalam peningkatan kapasitas sumberdaya manusia. Utamanya menyangkut kehadiran Jaksa Kejagung untuk mendukung kasus yang tengah ditangani lembaga di bawah komando Firli itu.

"Karena kita paham bahwa jaksa itu satu, maka KPK membutuhkan dukungan oleh Kejaksaan Agung untuk menambah SDM-nya ke KPK, sehingga antrean perkara itu bisa dipercepat dan penuntasan perkara-perkara korupsi di dalam dakwaan, tuntutan, dan pemeriksaan peradilan itu bisa lebih lancar," jelas dia.

Dan yang terakhir, lanjut Firli terkait dengan peningkatan kapasitas pegawai di kedua lembaga itu.

"Kita akan melakukan kerjasama di bidang pendidikan latihan dalam rangka peningkatan kemampuan rekan-rekan kami yang ada di KPK maupun rekan-rekan yang ada di kejaksaan," dia mengakhiri.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓