Bersih-Bersih Dampak Banjir di Kampung Pulo Diperkirakan Butuh 7 Hari

Oleh Liputan6.com pada 05 Jan 2020, 20:03 WIB
Diperbarui 05 Jan 2020, 20:03 WIB
Banjir di Kampung Pulo dan Bukit Duri
Perbesar
Saat banjir meninggi, warga Kampung Pulo mempercepat evakuasi diri dan barang berharga. (Foto: Liputan6/Nanda Perdana Putra)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Wali Kota Jakarta Timur Uus Kuswanto memperkirakan, proses bersih-bersih dan pemulihan material sisa banjir di kawasan Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur membutuhkan waktu tujuh hari.

Meski demikian, Uus mengatakan waktu pengerjaan bisa saja bertambah karena kondisi lapangan, salah satunya adalah cuaca.

"Pembersihan ini perlu kira-kira seminggu, sekarang sudah hampir tiga hari, bisa juga lebih dari seminggu dengan melihat kondisi di lapangan," kata Uus saat ditemui di Kampung Pulo, Jakarta Timur, Minggu (5/1/2020) seperti dilansir Antara.

Dia mengatakan, sampah dan lumpur yang terbawa banjir sangat banyak. Meski demikian dia menegaskan jajarannya akan bekerja maksimal untuk memastikan warga bisa segera kembali ke rumah.

"Sampah-sampah yang masih menimbun rumah warga juga sangat banyak sekali, ini juga juga perlu dilakukan secara cermat dan kita harapkan sesegara mungkin, agar warga bisa menempati rumah masing-masing, agar mereka bisa beraktivitas seperti biasa," ujarnya.

Sebanyak 800 personel gabungan diturunkan dalam kegiatan kerja bakti ini, dengan rincian 300 personel TNI, 150 personel Polri dan sisanya dar instansi Pemkot, seperti Sumber Daya Air, Bina Marga, Lingkungan Hidup, Kehutanan dan PPSU.

Dia juga mengatakan hari ini di Jakarta Timur secara serentak diadakan kerja bakti massal untuk membersihkan sisa-sisa banjir yang terjadi.

Uus yang memimpin kegiatan kerja bakti ini juga mendengarkan keluhan dan masukan dari warga dan menggerakan jajarannya agar kerja bakti ini tepat sasaran dan memberikan hasil yang maksimal.

Separuh Jalan Jatinegara Barat hingga kini masih ditutup karena digunakan untuk posko kesehatan dan logistik yang didirikan untuk warga Kampung Pulo.

Saksikan video pilihan di bawah ini:


Kerja Bakti

Banjir di Kampung Pulo dan Bukit Duri
Perbesar
Saat banjir meninggi, warga Kampung Pulo mempercepat evakuasi diri dan barang berharga. (Foto: Liputan6/Nanda Perdana Putra)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan seruan untuk berpartisipasi dalam kerja bakti bagi warga Jakarta untuk turut merehabilitasi wilayah terdampak banjir.

Seruan tersebut ditandatangani Anies di Jakarta pada tanggal 3 Januari 2020 dengan tujuan imbauan pada masyarakat Jakarta agar berpartisipasi melaksanakan kerja bakti di wilayah yang terdampak banjir, memelihara kebersihan lingkungannya dan membuang sampah pada tempatnya sesuai pewadahannya.

Bersama dengan surat seruan itu, Anies juga memberikan pernyataan sebagai ajakan bagi masyarakat untuk turut serta kerjabakti di wilayah terdampak pada hari Minggu 5 Januari 2020.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya