BNPB: 60 Orang Tewas dan 2 Hilang Akibat Banjir Jabodetabek dan Lebak Banten

Oleh Nafiysul Qodar pada 04 Jan 2020, 22:22 WIB
Diperbarui 04 Jan 2020, 22:22 WIB
Luapan Kali Ciliwung Masih Menggenangi Jalan Jatinegara Barat
Perbesar
Warga melewati banjir yang menggenangi kawasan Kampung Pulo, Jakarta, Kamis (2/1/2020). Hujan yang terjadi kemarin malam membuat Kali Ciliwung meluap ke jalan. (merdeka.com/Imam Buhori)

Liputan6.com, Jakarta - Jumlah korban jiwa akibat banjir dan tanah longsor di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) serta Lebak, Banten terus bertambah.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, hingga Sabtu (4/1/2020) pukul 18.00 WIB, korban tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor di Jabodetabek dan Lebak bertambah menjadi 60 orang. Sementara dua orang masih dilaporkan hilang.

"Terjadi penambahan jumlah korban meninggal di Kabupaten Lebak," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi (Kapusdatinkom) BNPB, Agus Wibowo dalam keterangan tertulisnya yang diterima Liputan6.com, Sabtu malam.

Adapun rincian korban tewas akibat banjir dan longsor yakni, Kabupaten Bekasi 1 orang, Kota Bekasi 9 orang, Kabupaten Bogor 16 orang, Kota Bogor 1 orang, Kota Depok 3 orang, Kota Tangerang 1 orang, Kota Tangerang Selatan 4 orang.

Kemudian korban tewas akibat banjir di Jakarta Timur berjumlah 8 orang, Jakarta Barat 4 orang, Jakarta Selatan 1 orang, Jakarta Utara 1 orang, dan Jakarta Pusat 2 orang. Sementara di Kabupaten Lebak 9 orang meninggal dan 2 orang hilang.

 

2 dari 3 halaman

Jumlah Pengungsi Berkurang

Ciliwung Meluap, Banjir Rendam Kawasan Rawajati
Perbesar
Warga dievakuasi menggunakan perahu karet dari salah satu gang di Kawasan Rawajati yang tergenang banjir, Jakarta, Rabu Rabu (1/1/2020). Hujan yang mengguyur Jakarta sejak Selasa sore (31/12/2019) mengakibatkan banjir di sejumlah titik di Jakarta. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Lebih lanjut, jumlah pengungsi banjir dan longsor di wilayah Jabodetabek dan Lebak terus menurun. Saat ini, total pengungsi yang tersisa sebanyak 92.261 jiwa dari 39.102 kepala keluarga (KK).

"Pengungsi di beberapa wilayah mengalami penurunan, karena kembali ke rumahnya masing-masing," tutur Agus.

Dari jumlah tersebut, pengungsi banjir paling banyak berada di Kota Bekasi sebanyak 70.002 jiwa dari 34.047 KK.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓