BNPB Minta Warga Gunakan inaRISK untuk Ketahui Potensi Bencana di Daerahnya

Oleh Yopi Makdori pada 04 Jan 2020, 18:02 WIB
Diperbarui 04 Jan 2020, 18:02 WIB
inaRISK (dok. BNPB)

Liputan6.com, Jakarta - Sampai hari ini korban cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari lalu di sekitar Jakarta sudah mencapai 54 jiwa.

Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) banyaknya korban jiwa karena masyarakat tidak mengindahkan peringatan dini atau early warning yang diberikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) satu minggu sebelumnya.

Di samping itu, Humas BNPB Agus Wibowo menyebutkan, ketidakpahaman masyarakat atas potensi bencana di daerahnya juga menjadi salah satu penyebabnya.

"Kan kita punya inaRISK. inaRISK itu untuk mengecek kita bencananya ada apa sih," kata Agus di Gudang BNPB, Jatiasih, Bekasi, Sabtu (4/1/2020).

2 dari 3 halaman

Bisa Diunduh Gratis

Agus meminta masyarakat memanfaatkan aplikasi buatan BNPB itu untuk mengetahui potensi bencana di sekitar wilayahnya.

"Jadi kita bisa mengecek ada potensi apa di zona kita masing-masing. Potensi rendah itu 0-75 meter (potensi banjir)," terang Agus.

inaRISK ini sudah tersedia di Android dan macOS. Bisa diunduh secara gratis di Play Store bagi pengguna Android dan Apple Store bagi pengguna macOS.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓