BPBD DKI: Total Pengungsi Banjir di Jakarta Tinggal 6 Ribu Jiwa

Oleh Muhammad Radityo Priyasmoro pada 04 Jan 2020, 14:48 WIB
Diperbarui 04 Jan 2020, 14:48 WIB
500 Warga Korban Banjir Mengungsi di GOR Pengadegan
Perbesar
Warga korban banjir tertidur di lokasi pengungsian di Gelanggang Olahraga (GOR) Pengadegan, Jakarta, Jumat (3/1/2020). Sebanyak 500 warga mengungsi di dalam GOR Pengadegan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta mencatat jumlah pengungsi akibat banjir hingga hari ini, 4 Januari 2020, sebanyak 6.672 jiwa. Menurut Kapusdatin BPBD DKI M. Ridwan jumlah tersebut sudah berkurang signifikan dari tanggal 1 Januari 2020 yang mencapai 31 ribu jiwa.

"Total pengungsi di lima wilayah Jakarta sudah berkurang, seperti di Jakarta Pusat sudah tidak adalagi wilayah terdampak banjir, sehingga data pengungsi tercatat nol," tulis Ridwan lewat keterangan tertulis diterima, Sabtu (4/1/2020).

Ridwan mengatakan data tersebut diperbaharui pihaknya pagi ini pukul 09.00 WIB. Dia pun merinci empat wilayah di Jakarta yang masih terdampak seperti di Barat, Timur, Selatan, dan Utara.

Wilayah Jakarta Utara dengan ketinggian air masih 40 cm, terdapat 370 jiwa pengungsi yang tersebar di lima titik di 2 kecamatan.

2 dari 3 halaman

Jakbar Terparah

Kemudian, untuk Jakarta Barat, tercatat masih menjadi wilayah terparah dengan ketinggian air masih 100 cm. Total saat ini jumlah pengungsi tercatat sebanyak 3.350 jiwa yang tersebar di 13 titik di 6 kecamatan.

Sementara itu, wilayah Jakarta Timur ketinggian air tercatat 40 cm. Jumlah pengungsi 1.699 jiwa yang tersebar di 11 titik pengungsian di 3 kecataman.

Terakhir, di wilayah Jakarta Selatan, ketinggian air masih di angka 80 cm, dengan jumlah pengungsi 1.253 jiwa yang tersebar di 15 titik di 1 kecamatan.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓