Korban Banjir Bisa Urus Dokumen Kependudukan di Dukcapil dengan Gratis

Oleh Liputan6.com pada 04 Jan 2020, 03:56 WIB
Diperbarui 04 Jan 2020, 03:56 WIB
500 Warga Korban Banjir Mengungsi di GOR Pengadegan
Perbesar
Warga korban banjir tertidur di lokasi pengungsian di Gelanggang Olahraga (GOR) Pengadegan, Jakarta, Jumat (3/1/2020). Sebanyak 500 warga mengungsi di dalam GOR Pengadegan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian memastikan akan memberikan kemudahan bagi warga terdampak banjir untuk mengurus kembali dokumen kependudukan. Dia telah memerintahkan Direktur Jenderal Dukcapil, Zudan Arif Fakrulloh untuk turun langsung membantu warga.

“Ini saya sudah instruksikan kepada Dirjen untuk membantu masyarakat semaksimal mungkin,” kata Tito di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (3/1/2020).

Tito ingin korban bencana banjir tak kesulitan mendapatkan kembali dokumen kependudukannya. Mulai dari KTP, akta kelahiran hingga buku nikah.

Mantan Kapolri ini juga berjanji akan terus memantau kesiapan Dukcapil setiap daerah terdampak banjir dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya akan cek daerah-daerah yang kesiapan Dukcapil ini sehingga masyarakat akan lebih dimudahkan untuk mendapatkan dokumen-dokumen penting tersebut,” ucapnya.

 

2 dari 3 halaman

Siap Layani Warga

Sementara Zudan Arif Fakrulloh mengaku siap melayani warga terdampak banjir yang ingin mengurus kembali dokumen kependudukan. Zudan telah mengingatkan jajarannya untuk proaktif mendata warga korban banjir.

“Sebagaimana langkah Dukcapil setiap ada bencana seperti gempa NTB, tsunami di Banten dan Lampung, serta Sulteng, dan lainnya, kami langsung bergerak aktif mendata dan mengganti dokumen yang hilang rusak tersebut dengan gratis," kata Zudan.

Reporter: Yunita 

Sumber: Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓