BNPB: Ada 169 Titik Banjir di Jabodetabek, Banten dan Jabar

Oleh Liputan6.com pada 02 Jan 2020, 19:45 WIB
Diperbarui 04 Jan 2020, 18:13 WIB
Banjir Rendam Ciledug Indah, Jalan Tangerang ke Jakarta Terputus

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah kawasan yang berada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (JaBoDeTaBek) terdampak banjir akibat curah hujan yang sangat deras mengguyur wilayah tersebut. Hujan deras mulai terjadi sejak sehari sebelum pergantian Tahun Baru 2020.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, ada 169 titik banjir yang berada di Jabodetabek hingga Banten. Jumlah tersebut terhitung sejak pagi tadi.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB Agus Wibowo mengatakan, Jawa Barat menjadi titik yang banyak terdampak banjir yakni 97 titik. Sedangkan, untuk di wilayah Banten sendiri sebanyak sembilan titik banjir.

"Pantauan BNPB menunjukkan ada 169 titik banjir di seluruh wilayah Jabodetabek dan Banten. Titik banjir terbanyak berada di Provinsi Jawa Barat 97 titik, paling banyak berada di Bekasi 53 titik," kata Agus dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (2/1/2020).

Selain itu, ia menyebut ada 63 titik banjir berada di DKI Jakarta. Jakarta Selatan menjadi kawasan yang paling banyak terdampak banjir hingga mencapai 39 titik.

"Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa wilayah yang paling terdampak banjir adalah Kota Bekasi (53), Jakarta Selatan (39), Kabupaten Bekasi (32) dan Jakarta Timur (13)," sebutnya.

 

2 dari 3 halaman

Wilayah Terparah Bekasi

Sementara itu, titik banjir terparah berada di wilayah Bekasi yakni di Perum Beta Lestari, Jatirasa, Jatiasih dan Kota Bekasi. Sedangkan, 49 titik banjir yang berada di Kota Bekasi mencapai kedalaman 1 hingga 2 meter.

 

Reporter: Nur Habibie/Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓