Megawati: Negara Memberikan Derajat Laki dan Perempuan Sama

Oleh Liputan6.com pada 22 Des 2019, 16:08 WIB
Diperbarui 22 Des 2019, 17:15 WIB
Megawati

Liputan6.com, Jakarta Ketua Dewan Pengarah Badan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri menyebut bahwa negara lewat konstitusi tidak membedakan antara derajat laki dan perempuan. Megawati ingin perempuan tidak kalah dengan laki-laki.

"Kalau kita membaca konstitusi, tidak ada laki dan perempuan. Tapi setiap warga negara, laki dan perempuan. Artinya negara itu sudah memberikan kepada perempuan Indonesia derajat yang sama," kata Megawati saat memperingati Hari Ibu di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Minggu (22/12).

Megawati tidak ingin perempuan selalu berpikir derajatnya di belakang laki-laki. Dari kecil, Mega protes bila perempuan di belakang laki-laki.

"Kalau dulu saya suka dengar mengatakan perempuan itu konco wingking. Saya tidak mengeri artinya adanya di belakang. Dari kecil saya berontak," ucapnya.

Ketua Umum PDIP tersebut ingin perempuan harus bangga dengan derajatnya. Dia mencontohkan sebutan Ibu pertiwi.

"Dari kata-kata bidang ibu pertiwi kan bukan bapak pertiwi. Mana pernah ada bapak pertiwi. Mengapa kita lupa kita diberi anugerah sangat luar biasa untuk menghasilkan anak keturunan kita. Menjaga menyayanginya. Tidak ada bapak yang mengandung," ujar Megawati.

 

2 dari 3 halaman

Bangkit Perjuangkan Hak

Putri Presiden Soekarno ini mengajak kaum perempuan untuk bangkit dan memperjuangkan hak-haknya.

"Bagaimana akan maju kalau kaum perempuan hanya merasa bagian dari konco wingking. Saya bukan provokator. Tapi itu hak kita," pungkasnya. 

Reporter: Muhammad Genantan Saputra

Sumber: Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓