Mudik Natal dan Tahun Baru, Basarnas Banten Siaga Jaga Selat Sunda

Oleh Yandhi Deslatama pada 21 Des 2019, 12:06 WIB
Diperbarui 21 Des 2019, 12:06 WIB
Kapal Basarnas Bersandar di Pelabuhan Merak, Banten.
Perbesar
Basarnas Menyiagakan Tiga Kapal dan Satu Helikopter Saat Mengawal Libur Natal dan Tahun Baru di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Sabtu (21/12/2019). (Foto: Yandhi Deslatama/Liputan6.com)

Liputan6.com, Cilegon - Tiga kapal dan satu helikopter disiagakan Badan SAR Nasional (Basarnas), untuk menjaga libur natal dan tahun baru 2020. Dua kapal bersandar di Pelabuhan Merak dan satu lainnya di Pelabuhan Indah Kiyat, Kota Cilegon, Banten.

Kepala Basarnas Banten, Marsdya Bagus Puruhito mengatakan, helikopter dan kapal tersebut akan berpatroli mulai dari Lampung hingga ke Banten secara rutin. Terutama saat perayaan pergantian tahun dari 2019 ke tahun 2020 di wilayah Anyer hingga Carita.

"Di penyeberangan Merak-Bakauheni kita siapkan tiga kapal, KN Padi, Karna dan Sadewa, mereka melaksanakan patroli bergantian. Dengan selat tidak begitu lebar, tiga kapal plus helikopter sudah cukup," kata Bagus saat ditemui di Posko Basarnas Banten yang berlokasi di Dermaga 3 Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Sabtu (21/12/2019).

Bagus menambahkan, Posko SAR tak hanya ada Pelabuhan Merak saja, tetapi juga ada di ruas tol Tangerang-Merak (Tamer), Anyer, Carita, hingga Pulau Sangiang.

Basarnas pun menghimbau, kepada masyarakat yang akan berwisata selalu berhati-hati. Sebab, saat ini sudah memasuki musim penghujan, sehingga rawan terjadi bencana longsor, banjir bandang, hingga gelombang tinggi.

"Sekarang musim hujan, longsor, banjir itu salah satu kesiapsiagaan Basarnas Banten. Di tengah (Pulau Sangiang) kita siapkan rip boat disitu mempercepat respons time dan reaksi. SAR di darat kita siapkan di wisata Anyer dan Pandeglang," terangnya.

Menurut Bagus, pihaknya membuka 353 posko SAR di seluruh Indonesia. Meski begitu, pihaknya mengaku, masih kekurangan personil untuk melakukan operasi SAR.

"Idealnya itu 10.000 orang. Saat ini personil kita baru 3.500 orang. Kita terus meminta ke Men-PAN RB agar bisa terus ditambah personilnya," jelasnya.

2 dari 2 halaman

Simak video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓