17 Hari Beroperasi Komersial, Penumpang LRT Jakarta Tembus 74 Ribu

Oleh Ika Defianti pada 20 Des 2019, 15:30 WIB
Diperbarui 20 Des 2019, 15:30 WIB
LRT Jakarta
Perbesar
Penumpang keluar dari Kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) di Stasiun Velodrome, Rawamangun, Jakarta, Rabu (27/11/2019). Moda transportasi massal LRT Jakarta akan beroperasi komersial per 1 Desember 2019 dengan tarif Rp5.000 untuk sekali perjalanan. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Liputan6.com, Bogor - Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT LRT Jakarta, Arnold Kindangen mengatakan, jumlah penumpang selama 17 hari LRT Jakarta sudah mencapai 74.187 orang.

"Di pekan pertama, angka yang sudah kami capai itu 31.433 untuk jumlah penumpangnya," kata Arnold di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/12/2019).

Ia menambahkan, dua pekan kemudian penumpang LRT mencapai 29.673 orang. Sedangkan Minggu ke tiga sampai dengan tanggal 17 Desember 2019 mencapai 13.081 orang.

Sementara Arnold menyebutkan, Stasiun Velodrome menjadi stasiun dengan jumlah penumpang naik turun terbanyak yakni 30.596 penumpang.

Sedangkan stasiun dengan jumlah penumpang naik turun yang paling kecil yaitu di Stasiun Pegangsaan Dua yang mencapai 4.790 orang.

"Di Velodrome karena ada integrasi dengan Transjakarta. Selanjutnya di Stasiun Boulevard Utara tinggi karena di situ ada Mal Kelapa Gading yang menjadi destinasi," ucapnya.

Sebelumnya, LRT Jakarta rute Velodrome-Kelapa Gading telah beroperasi secara komersial pada 1 Desember 2019. Tarif yang dibebankan yakni Rp 5 ribu secara flat. LRT Jakarta melayani rute Velodrome, Equestrian, Pulomas, Boulevard Selatan, Boulevard Utara, dan Pegangsaan Dua.

2 dari 2 halaman

Simak video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait