Mahfud Md Ungkap Rencana Presiden Rusia Vladimir Putin Berkunjung ke Indonesia

Oleh Muhammad Radityo Priyasmoro pada 20 Des 2019, 15:16 WIB
Diperbarui 20 Des 2019, 15:16 WIB
Pandangan Dualisme Kepemimpinan di Tubuh DPD
Perbesar
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD memberi pandangan saat diskusi persoalan dualisme kepemimpinan di tubuh Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Jakarta, Rabu (13/2). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam), Mahfud Md menerima kedatangan Duta Besar Rusia, Lyudmila Vorobieva di kantornya, Jakarta, Jumat (20/12/2019).

Keduanya menggelar pertemuan tertutup selama kurang lebih satu jam. Sejumlah hal dibahas selama pertemuan tersebut, satu di antaranya mengenai rencana Presiden Rusia Vladimir Putin yang akan berkunjung ke Indonesia.

"Ini kunjungan kehormatan, banyak beberapa hal tadi, di antaranya itu Presiden Putin akan berkunjung ke Indonesia," kata Menko Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (20/12/2019).

Mahfud mengungkapkan, kunjungan Presiden Putin sekaligus memperingati 70 tahun kerjasama diplomatik dengan Indonesia. Menurut Dubes Vorobieva, Presiden Putin sangat ingin merayakannya di Indonesia.

"Semula direncanakan Februari 2020, tapi menjadi paruh pertama 2020 jadi sebelum lewat tengah tahun," terang Mahfud.

Catatan Liputan6.com, keinginan Presiden Putin ke Indonesia terus tertunda dalam dua tahun terakhir. Wakil Duta Besar Rusia di Jakarta, Oleg C Kopylov dalam jumpa persnya mengatakan, salah satu agenda utama Presiden Putin ke Indonesia adalah menandatangani perjanjian kemitraan strategis antara RI-Rusia.

"Kami terus bekerja keras untuk mencocokan jadwal antara kedua pemimpin sehingga Presiden Putin bisa berkunjung ke Jakarta pada 2020," kata Kopylov dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu 18 Desember 2019.

Selain itu, Kopylov membeberkan, dalam kunjungannya Presiden Putin akan membahas rencana penyederhanaan dokumen pengajuan visa bagi WNI yang ingin plesir ke Rusia. Hal ini dilakukan dalam usaha pengembangan sektor industri pariwisata.

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓