Tak Ada Pengamanan Khusus Saat Natal dan Tahun Baru di Papua

Oleh Fachrur Rozie pada 20 Des 2019, 11:26 WIB
Diperbarui 22 Des 2019, 00:14 WIB
Kapuspen TNI Sisriadi di Mabes TNI, Jakarta Timur, Jumat (20/12/2019). (Liputan6.com/Fachrur Rozie)

Liputan6.com, Jakarta - Kapuspen TNI Sisriadi mengatakan, tak ada pengamanan khusus saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2020 di Papua. Menurut dia, wilayah Papua dan sekitarnya tetap akan menggunakan standar pengamanan yang sudah ada.

"Tidak ada (pengamanan khusus). Papua tetap menggunakan satuan yang sudah tergelar di sana," ujar Sisriadi di Mabes TNI, Jakarta Timur, Jumat (20/12/2019).

Sisriadi mengatakan, pasukan TNI tetap akan menjaga wilayah Papua seperti biasa saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2020. Menurut dia, kondisi di Papua sudah mulai membaik.

"Di Papua itu kan sesuai permintaan polisi. Polisi bilang sudah selesai, selesai. Karena ini kan kita membantu Polisi dalam rangka penegakkan hukum. Jadi operasi yang digelar di Papua, selain operasi yang dilakukan TNI seperti operasi pengamanan perbatasan, itu operasi TNI sendiri, tapi yang operasi lainnya adalah operasi penegakkan hukum yang membantu Polri," kata Sisriadi soal pengamanan Natal dan tahun baru di Papua.

 

2 dari 3 halaman

Terus Bersinergi

Polri dan TNI Gelar Apel Persiapan Operasi Ketupat 2018
Personel gabungan TNI, Polri, dan pemerintahan mengikuti apel gelar pasukan dalam rangka menyambut Lebaran Idul Fitri 2018 di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (6/6). Operasi kepolisian ini bersandi 'Operasi Ketupat 2018'. (Merdeka.com/Imam Buhori)

Sisriadi pun berharap warga Papua bisa merayakan Natal dan Tahun Baru 2020 dengan damai. Menurut Sisriadi, TNI dan Polri akan terus bersinergi memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Papua.

"Kami hanya mengharap masyarakat Papua bisa merayakan Natal dan Tahun Baru dengan penuh kedamaian, itu saja. Jadi kita tidak berharap mereka melakukan apa-apa," kata dia.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓