Tak Cuma Duta Bela Negara, Menaker Juga Sebut PMI sebagai Duta Wisata

Oleh Gilar Ramdhani pada 19 Des 2019, 15:15 WIB
Diperbarui 19 Des 2019, 16:17 WIB
Tak Cuma Duta Bela Negara, Menaker Juga Sebut PMI sebagai Duta Wisata

Liputan6.com, Jakarta Perayaan Hari Migran Sedunia tahun ini digelar di Kabupaten Malang dan mengusung tema “Pekerja Migran, Duta Bela Negara”. Pemilihan tersebut dikarenakan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) disebut sebagai Duta Bela Negara yang memiliki tugas penting untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Namun dalam acara bertajuk Happy Migrant Day 2019 itu pula, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah juga menyebut jika PMI sebenarnya adalah Duta Wisata.

"Ada satu lagi yang saya harapkan pada kalian. Kalian semua adalah duta wisata Indonesia," ungkap Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah pada peringatan Migrant Day 2019 di GOR Vira Yudha Madivif 2 Kostrad Kabupaten Malang, Rabu (18/12).

 

Tak Cuma Duta Bela Negara, Menaker Juga Sebut PMI sebagai Duta Wisata
Peringatan Migrant Day 2019 di Malang, Rabu (19/12).

Sebagai duta yang memiliki tugas penting, secara khusus Menaker juga meminta PMI untuk selalu menjaga nama baik Indonesia. Ida Fauziyah menyebut bahwa bangsa lain akan mengetahui Indonesia melalui para duta wisata ini.

"Sebagai duta, negara lain, bangsa lain akan tahu Indonesia karena kalian semua. Duta ditunjukkan dengan perilaku," terangnya.

Guna makin meyakinkan PMI, Menaker Ida bahkan memanggil salah satu PMI. Ia kemudian memintanya untuk menyebutkan apa saja destinasi wisata yang ada di kotanya, Malang.

"Ada Batu, juga ada di Karang Kates. Ada juga di pantai Ngliyep, itu juga bagus," terang salah satu pekerja migran yang mendapat sambutan hangat dari undangan lain yang hadir.

Kemampuan seperti itu yang disebut Menaker menjadi tugas PMI sebagai Duta Wisata. Ida menyebut jika mereka akan menjadi jendela dunia untuk mengetahui lebih dalam tentang Indonesia.

"Indonesia seperti potongan surga yang dikirim ke dunia. Dan kalian harus menjelaskan semua pada negara yang kalian tuju," terang Menaker Ida.

 

(*)