Menaker: Pekerja Migran Indonesia Punya Penting untuk Harumkan Nama Indonesia

Oleh Gilar Ramdhani pada 19 Des 2019, 14:41 WIB
Diperbarui 19 Des 2019, 14:41 WIB
Menaker: Pekerja Migran Indonesia Punya Penting untuk Harumkan Nama Indonesia

Liputan6.com, Jakarta Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Pekerja Migran Indonesia. Hal tersebut ia ucapkan dalam peringatan Migrant Day 2019 yang digelar di Malang pada tanggal 18 Desember 2019 di GOR Vira Yudha Madivif 2 Kostrad.

“Selamat Hari Migran International Tahun 2019, Happy Migrant Day!” Seru Ida dan disambut dengan tepuk tangan dari Para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang hadir.

Pada acara tahunan Kemnaker tersebut, hadir pula Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono, Panglima Divisi Invantri 2 Kostrad Malang Mayjen TNI Tri Yuniarto. Tak ketinggalan turut hadir tuan rumah Bupati Malang HM Sanusi, Bupati Tulungagung Maryoto serta Plt Dirjen Binapenta dan PKK Aris Wahyudi.

 

Menaker: Pekerja Migran Indonesia Punya Penting untuk Harumkan Nama Indonesia
Peringatan Migrant Day 2019 di Malang.

Dalam kesempatan tersebut, Ida mengungkapkan jika PMI memiliki peran penting bagi NKRI. Penyebabnya, mereka adalaah Duta Bela Negara yang memiliki tugas untuk mengharumkan nama Indonesia.

"Sebagai duta bela negara turut membantu memperkenalkan Indonesia sebagai negara ber-Bhinneka Tunggal Ika dan sebagai negara dengan Pancasila," ucap Ida.

Kemudian dengan lantang Ida juga menjelaskan apa syarat yang diperlukan agar PMI bisa menjadi Duta Bela Negara.

"Saya tanpa ragu menyebut PMI sebagai duta bela negara. Syaratnya adalah berangkat dengan percaya diri karena dia punya kompetensi," jelas Ida.

Ida menjelaskan jika kompetensi PMI dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri, karena berangkat ke luar negeri tanpa keterampilan akan menyulitkan mereka untuk menjadi Duta Bela Negara.

"Jangan pernah berangkat ke luar negeri kalau tidak punya kompetensi dan sertifikasi," pesan Ida.

 

(Zki)