BKN Kembali Gelar Simulasi Tes Berbasis Komputer untuk CPNS

Oleh Devira Prastiwi pada 16 Des 2019, 11:46 WIB
Diperbarui 16 Des 2019, 11:46 WIB

Fokus, Jakarta - Setelah masa pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) memasuki tahap akhir, pihak Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali menggelar simulasi kedua tes berbasis komputer atau computer assisted tes.

Simulasi kedua diharapkan membantu peserta CPNS memasuki tahap tes tertulis berbasis kompetensi dasar yang akan dilaksanakan Januari 2020 mendatang.  

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Senin (16/12/2019),  setelah pekan lalu melakukan simulasi pertama tes CPNS berbasis komputer atau computer assisted  test, BKN menggelar simulasi tahap kedua dan terakhir sebelum memasuki tahap tes selanjutnya.

Jika pada simulai pertama menggunakan 30 komputer, simulasi kedua BKN menggunakan 100 komputer.

Simulasi juga dilakukan bersamaan di beberapa daerah lain, yakni Makassar, Denpasar, Yogyakarta dan Semarang. Simulasi juga bisa diikuti calon peserta secara online melalui laman resmi BKN. 

"Minggu lalu antusias masyarakat banyak, antre, jadi hari ini kita coba menambah kira-kira 100 komputer. Minggu yang lalu dengan 30 komputer, jumlah peserta sudah hampir 300 sekian, 330-an. Dan sekarang dengan 100 komputer harapan kami bisa mengcover 1.000 atau 1.200 peserta pada hari ini," ujar Kepala Kantor Regional V BKN Jakarta Bajoe Loedi Hargono. 

"Bedanya sama tes PNS yang sebelumnya itu lebih banyak penerapan daripada teori. Yang sekarang lebih banyak teorinya," ujar salah satu peserta simulasi Tyas Utami.

Dalam simulasi ini, peserta diminta menyelesaikan 100 soal dalam 90 menit, terdiri dari 30 soal tes wawasan kebangsaan (TWK), 35 tes intelegensi umum, serta 35 soal tes karakteristik pribadi (TKP).

"Jadi memang tiap tahun itu beda ya, saya ikut 2018, memang tingkat kesulitannya memang ada di TWK, nah 2019 itu di TKP dan tahun ini kita ga tau kesulitannya di mana," ucap peserta simulasi Septian Dwi Anggoro.