Menkop UKM Kejar Target Digitalisasi Warung Tradisional

Oleh Nanda Perdana Putra pada 14 Des 2019, 20:47 WIB
Diperbarui 14 Des 2019, 20:47 WIB
Teten Masduki
Perbesar
Menkop UKM Teten Masduki (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menghadiri Peresmian Pembukaan Festival Gerakan Warung Nasional di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

Dalam acara tersebut, Teten menyinggung tantangan berat yang dihadapi warung tradisional di masa sekarang. Munculnya ritel modern pun dinilai memaksa warung tradisional untuk berbenah.

"Tadi ada statement bagus, warung itu harus bukan serba ada tapi juga serba pintar," tutur Teten di lokasi, Sabtu (14/12/2019).

Menurut Teten, warung merupakan salah satu UMKM yang perlu dibangun konektivitasnya. Teknologi yang semakin maju saat ini seharusnya dapat memudahkan hal tersebut.

"Infrastruktur internet pemerintah juga sudah lakukan di berbagai daerah, jadi sekarang hampir seluruh nasional sebenarnya sudah terkoneksi," jelas dia.

Untuk itu, lanjutnya, strategi yang dirancang Kemenkop UKM untuk mendorong UMKM adalah dengan memperluas akses pasar warung tradisional. Sehingga nantinya warung tidak hanya sekedar berjualan di kampung, tapi juga mampu menawarkan dagangannya melalui online.

"Digitalisasi jadi satu target bagi kita. Tentu tidak semua, karena sebagian besar warung-warung ini yang hidup di kampung-kampung itu sebenarnya masuk dalam kategori ekonomi subsistance. Tapi ada dari anak muda di level mikro ini yang sebenarnya bisa keluar dari kampungnya, naik kelas sehingga bisa mencapai market yang lebih besar," beber Teten.

2 dari 3 halaman

Dorong UMKM Naik Kelas

Teten menyebut, pihaknya juga sudah mengidentifikasi bahwa sebenarnya ada banyak komoditi unggulan dan suplai bahan baku yang cukup dari warung tradisional. Tinggal bagaimana pemerintah bersama dukungan masyarakat dan pihak terkait untuk menghubungkannya bahkan ke pasar luar negeri.

"Kita harus fokus untuk mendorong UMKM naik kelas, fokus kepada komoditi-komoditi yang unggul. Nah jadi kami ingin mengajak, kepada teman-teman Tokopedia, OVO, Warung Pintar, ada Sahara, untuk sama-sama, ayo kita bina UMKM kita. Bukan supaya hanya dia bisa mendapatkan pembiayaan, tapi juga bisa membangun usahanya, memperbaiki produknya, bisa mendistribusikan, bisa mengakses pasar lebih luas," kata Teten.

"Kami juga akan melibatkan kreator-kreator dari berbagai bidang untuk terjun langsung nanti mengembangkan UMKM ini. Kami sedang mempersiapkan program yang sangat ambisius karena Pak Presiden itu berharap banget bahwa struktur ekonomi Indonesia makin baik dengan memperkuat UMKM yang lebih tangguh," sambungnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓