Hasto Sebut Rakernas I PDIP Bakal Jadi yang Terbesar, Mengapa?

Oleh Putu Merta Surya Putra pada 14 Des 2019, 19:16 WIB
Diperbarui 14 Des 2019, 21:16 WIB
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto dalam peresmian kantor DPC Purwakarta PDIP. (Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra)

Liputan6.com, Jakarta Peringatan HUT ke-47, serta Rakernas I PDIP yang akan diselenggarakan 10-12 Januari 2020, akan melibatkan seluruh stakeholders yang memiliki semangat mewujudkan Indonesia Berdikari.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, Rakernas I ini akan menjadi yang terbesar.

"Dihadiri dari Presiden, menteri, struktur partai, legislatif dan eksekutif partai, hingga para sejarawan, arkeolog, ahli gizi, ahli obat-obatan tradisional dan para budayawan," kata Hasto, Sabtu (14/12/2019).

Dia menuturkan, gelar kebudayaan juga akan ditampilkan guna menunjukkan kepribadian bangsa yang berakar kuat sejak ribuan tahun yang lalu.

"Indonesia begitu berwarna, dan kaya dengan nilai spiritualitas yang hidup dalam kebudayaan bangsa. Karena itulah PDI Perjuangan juga akan menghadirkan kaum muda Indonesia dalam peringatan HUT 47 dan Rakernas I PDIP dengan pesan kebudayaan yang begitu kental," jelas Hasto.

Dia menegaskan, partainya akan menjadikan jalan kebudayaan untuk menjadi haluan negara, maka bisa menempuh kemakmuran.

"Dalam hal pangan, rempah, obat-obatan, bumbu-bumbuan, dengan keanekaragaman flora-fauna paling lengkap sedunia, selama dikelola dari hulu ke hilir, dengan menerapkan riset dan inovasi serta melalui sistem produksi yang tepat, maka jalan kemakmuran Indonesia Raya akan tercipta. Semangat inilah yang kami digelorakan," ungkap Hasto.

2 of 3

Berdikari dan Konsisten

Dia juga mencontohkan, Indonesia yang menjadi produsen terbesar sarang burung walet, 2500 ton per tahun bisa meraup keuntungan dengan nilai mencapai US 300 miliar dolar. Belum lagi umbi Porang yang nilai ekspornya mencapai triliunan rupiah.

"Pendeknya, dengan lebih dari 300 ribu kekayaan hayati, jika kita menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kedepankan riset dan inovasi sebagai budaya bangsa, maka kita bisa membuat loncatan kemajuan. Syaratnya harus percaya diri, berdikari, dan konsisten untuk mengembangkan apa yang Indonesia miliki," pungkasnya.

3 of 3

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait