Kerja Sama Antam dan Pemprov Maluku Utara, Lestarikan Suku Togutil

Oleh stella maris pada 12 Des 2019, 18:42 WIB
Diperbarui 13 Des 2019, 11:20 WIB
Antam

Liputan6.com, Jakarta Pemprov Maluku Utara dan PT Antam Tbk (Antam) meresmikan Kampung Budaya Suku Togutil Halmahera, pada Senin (9/12). Peresmian itu untuk mewujudkan harmoni penguatan dan pelestarian budaya. 

Pembangunan Kampung Budaya Totugil dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat Suku Totugil dengan pendampingan fasilitator Kafan Ekspedisi yang bekerja sama dengan Antam UBP Nikel Maluku Utara.

Sejumlah 1 unit aula, 12 unit rumah, 1 unit MCK, pos jaga dan gerbang masuk dibangun secara bergotong royong. "Kegiatan ini bentuk sinergi Antam dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk melestarikan budaya lokal sekitar wilayah operasional perusahaan," kata Vice President UBP Nikel Maluku Utara Niki Satriyadi.

Menurut Niki adanya kampung Budaya Suku Togutil ini diharapkan dapat menjaga kelestarian budaya dan Hutan Wasile Timur, serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Suku Togutil.

Selain peresmian Kampung Budaya, pada acara yang dihadiri Asisten 3 Gubernur Maluku Utara, Camat Wasile, dan perwakilan tokoh masyarakat ini, Antam melalui UBP Nikel Maluku Utara jugamemberikan bantuan untuk meningkatkan ketahanan masyarakat.

"Kami juga memberikan bantuan sembako untuk 12 kepala keluarga, memberikan bantuan benihdan bibit tanaman, serta alat pertanian dan pendampingan kegiatan budidaya pertanian tanamanpangan," tambah Niki.

Halil Abubakar, salah satu warga Halmahera yang aktif mendampingi Suku Togutil,menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Antam.

"Kami apresiasi pada pihak yang peduli dan berbagi dengan suku Togutil di hutan Halmahera," tutur Halil.

Program Kampung Budaya Suku Togutil merupakan implementasi tanggung jawab sosial Antam di bidang pelestarian sosial budaya.

 

(*)

Live Streaming

Powered by