Perjuangan Petugas Bawa Jenazah yang Terkepung Banjir

Oleh Maria Flora pada 11 Des 2019, 15:35 WIB
Diperbarui 11 Des 2019, 15:35 WIB

Liputan6.com, Kalimantan - Polisi, TNI, dan warga bergotong-royong mengevakuasi jenazah seorang warga yang terjebak banjir. Bersama-sama, jenazah ditandu melintasi genangan air dengan rakit dari kayu.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Rabu (11/12/2019), ini dilakukan karena banjir memutus akses dari dan menuju Kecamatan Ngabang, Kalimantan Barat. Sementara, ambulans hanya bisa menanti di seberang.

Usai diseberangkan, jenazah diberangkatkan menuju rumah duka di Desa Benting, Kecamatan Air Besar.

Akibat banjir masih merendam sejumlah kecamatan di Kabupaten Landak sejak dua tahun terakhir, sebagian warga masih enggan mengungsi. Mereka lebih memilih bertahan di rumah dalam dua hari terakhir. 

Salah satunya di Dusun Hilir Tengah, Kecamatan Ngabang. Akses jalan dari Dusun Hilir Tengah dan Desa Raja pun masih terputus banjir luapan Sungai Landak.

"Masih bertahan saya dan tidak mengungsi, tapi biasanya saya mengungsi," kata Suri, salah satu warga.

Posko pengungsian sudah disiapkan BPBD Kabupaten Landak bagi warga terdampak banjir.