Polisi Tangkap Pelaku Pelecehan Seksual dan Pembunuhan Mutilasi di Kalteng

Oleh Devira Prastiwi pada 10 Des 2019, 14:10 WIB
Diperbarui 10 Des 2019, 14:10 WIB

Liputan6.com, Palangka Raya - Setelah menempuh perjalanan selama 14 jam dari tempat kejadian perkara, AM yang diduga menjadi pelaku sodomi dan pembunuhan dengan cara memutilasi korbannya tiba di Mapolda Kalimantan Tengah.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Selasa (10/12/2019), dalam pengakuannya, AM mengaku menyodomi korban pada 3 Desember 2019 lalu sebelum akhirnya membunuh dan memutilasinya.

"Ini tidak ada hubungan sama sekali dengan korban maupun tersangka, hanya bertemu di suatu tempat, kemudian yang bersangkutan (pelaku) ada niat jahat dan memukul tengkuk korban dan hingga akhirnya korban ini pingsan, kemudian dilakukanlah pelecehan seksual terhadap AM tadi," ujar Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Hendra Rochmawan.

Jasad HM ditemukan lima hari kemudian di pinggir lubang bekas galian penambangan emas tanpa izin di Desa Tumbang Mahup, Katingan Hulu.

Tak butuh waktu lama bagi polisi mengungkap kasus pembunuhan ini. Banyak warga yang melihat keberadaan korban bersama pelaku beberapa hari sebelum penemuan jasad.

Kepada polisi, pelaku mengakui perbuatannya. Ia juga menunjukan tempat dirinya membuang potongan kepala korban.

Live Streaming

Powered by