Anies Baswedan: Untungnya Kalau Presiden Pernah Jadi Gubernur

Oleh Liputan6.com pada 09 Des 2019, 10:44 WIB
Diperbarui 09 Des 2019, 10:44 WIB
Gubernur DKI Anies Baswedan
Perbesar
Gubernur DKI Anies Baswedan (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memuji langkah Presiden Jokowi yang telah merealisasikan nota kerja sama integrasi transportasi umum antara PT MRT dengan PT KAI.

Hal ini disampaikan Anies usai menandatangani nota kerja sama antar penyedia transportasi umum terintegrasi bersama Kementerian BUMN, PT MRT, dan PT KAI.

Anies mengaku ia kerap berdiskusi dengan Jokowi membahas masalah perkotaan. Menurut dia, Jokowi sangat paham masalah daerah karena pernah jadi kepala daerah.

"Untungnya kalau presiden pernah jadi gubernur pernah jadi wali kota, jadi ketika disampaikan, ini masalahnya, tidak perlu penjelasan panjang lebar," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (9/12/2019).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga berterima kasih atas instruksi yang diberikan Jokowi, khususnya di bidang transportasi. Karena saran dan instruksi dari Jokowi, menurut dia, keberadaan transportasi umum di Jakarta semakin membaik.

"Saya ingin terima kasih, apresiasi pada Bapak Presiden Jokowi karena Beliau buat apa yang menjadi cita-cita kita untuk integrasikan lewat instruksinya mulai terlaksana dan hari ini menjadi penandanya," ucap Anies.

Di sisi lain, sistem integrasi yang baru saja disepakati tak hanya untuk MRT dan kereta Commuterline Jabodetabek saja. Rencananya dalam waktu dekat, kereta bandara akan turut serta dalam kerja sama ini.

"Hari ini ditandatanganinya HoA (head of agreement) di mana MRT dan PT KAI akan membentuk perusahaan joint venture yang ownership-nya 51 persen di MRT dan 49 persen di KAI yang nantinya akan mengatur stasiun-stasiun di kawasan Jakarta," kata dia.

 

Reporter: Yunita Amalia

Sumber: Merdeka.com

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓