Cerita Warga Bogor yang Atap Rumahnya Diterbangkan Puting Beliung

Oleh Achmad Sudarno pada 08 Des 2019, 22:24 WIB
Diperbarui 10 Des 2019, 14:13 WIB
bogor

Liputan6.com, Bogor - Sedikitnya 15 unit rumah warga di Perumahan Pusaka Nambo, Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengalami rusak parah disapu angin puting beliung, Minggu (8/12/2019) petang.

Angin puting beliung muncul dari arah selatan bergerak ke timur sekitar pukul 16.00 WIB. Angin yang berhembus kencang diikuti hujan deras langsung menerjang dan memporak-porandakan rumah warga.

Atap rumah yang terbuat dari baja ringan berterbangan. Bahkan ada yang hinggap di halaman rumah hingga tersangkut di antara kabel dan tiang listrik.

Ikbal Hilman Sujati, warga setempat yang rumahnya rusak mengaku, saat kejadian ia sedang berada di dalam rumah seorang diri. Tiba-tiba angin bertiup kencang menerjang kawasan itu.

Angin yang bertiup kencang selama kurang lebih 1 jam membuat atap rumahnya terangkat hingga terbang terbawa angin. Saat itu, ia sempat tertimpa serpihan plafon rumahnya.

"Benar-bener mengerikan. Suara gemuruh bercampur benturan atap dengan benda lain membuat kami semua sangat panik," tutur Ikbal.

Setelah kondisi dirasa mulai tenang, Ikbal kemudian keluar rumah dan ia melihat tetangganya mengalami nasib serupa. Atap dan dinding rumah mereka pun rusak parah diterjang angin puting beliung. Bahkan ada yang terbang hingga ke blok lain.

"Deretan blok kami ada 7 rumah yang rusak," sebut Ikbal.

Ikbal bercerita, ada salah satu penghuni rumah di perumahan itu hingga kini terlihat masih syok. Saat kejadian, pasangan suami istri sempat berteriak-teriak sambil menggendong anaknya yang masih bayi.

"Tadi juga ditanya masih bengong gitu. Mungkin masih syok, soalnya waktu kejadian ada anak bayinya," tuturnya.

 

2 dari 3 halaman

Bukan yang Pertama

Menurut Ikbal, beruntung dalam musibah tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian materi akibat kerusakan rumah warga. Informasi diterima, ada 15 rumah di wilayah itu yang rusak parah. Seluruh atapnya terbawa angin.

Warga yang rumahnya mengalami kerusakan parah, terpaksa mengungsi di kediaman sanak famili maupun rumah tetangganya.

Belum lama ini, angin puting beliung juga sempat menerjang kawasan perumahaan tersebut. Namun kejadian sekitar dua pekan lalu itu tidak separah tadi sore.

"Beberapa waktu lalu juga pernah kejadian. Cuma waktu itu hanya satu rumah yang rusak. Atapnya terbang terbawa angin," kata dia.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓