Jokowi Sebut Menkes Punya Jurus Baru Atasi Defisit BPJS Kesehatan

Oleh Lizsa Egeham pada 06 Des 2019, 11:32 WIB
Diperbarui 06 Des 2019, 11:32 WIB
Jokowi Sebut Menkes Punya Jurus Baru Atasi Defisit BPJS Kesehatan
Perbesar
Jokowi Sebut Menkes Punya Jurus Baru Atasi Defisit BPJS Kesehatan (Liputan6.com/Lizsa Egeham)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut pemerintah sudah memiliki jurus untuk mengatasi masalah defisit BPJS Kesehatan. Meski begitu, dia meminta agar formula baru itu ditanyakan langsung kepada Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Hal ini disampaikan Jokowi usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilegon Provinsi Banten, Jumat (6/12/2019). Jokowi ingin memastikan bahwa pelayanan BPJS Kesehatan di RSUD Cilegon berjalan baik.

"Sudah empat tahun ini belum ketemu jawabannya. Tapi sekarang Menkes sudah menyampaikan di ratas (rapat terbatas) kemarin tahun depan jurusnya sudah ketemu. Nanti tanyakan ke Menkes," kata Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan bahwa di RSUD Cilegon terdapat peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) jaminan kesehatan jumlahnya mencapai 80 persen. Sementara itu, sisanya adalah peserta mandiri.

"Memang sama seperti rumah sakit lain ya saya kira 70-80% itu PBI yang gratis. Sisanya 20% memakai yang mandiri, bayar sendiri," ucapnya.

Selain RSUD Cilegon, Jokowi sebelumnya juga melakukan sidak RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung dan RSUD Ahmad Sopyan Subang. Menurut dia, pelayanan di tiga rumah sakit tersebut berbeda-beda.

"Ada yang rumah sakitnya sudah bagus. Ada yang masih dalam proses pembenahan. Saya kira ini memerlukan proses di masing-masing rumah sakit. Tetapi Intinya kalau keluhan pelayanan di tiga rumah sakit tidak melihat," jelas Jokowi.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

Saksikan video di bawah ini:


Benahi Fasilitas Rumah Sakit

Mantan Wali Kota Solo itu pun meminta agar pemerintah daerah, pemerintah kota, pemerintah kabupaten, dan pemerintah provinsi membenahi fasilitas rumah sakit. Pasalnya, kepemilikan RSUD hampir semuanya dimiliki oleh pemda dan pemprov.

"Misalnya meskipun di kelas tiga tetapi pembatas masih ada. Pembatas antarpasien. Entah pakai korden. Masih banyak rumah sakit kita yang fasilitasnya belum diperbaiki," tutur Jokowi.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya