Kerap Merampok dan Ancam Warga, Polisi Ringkus Komplotan Bandit Geng RDH

Oleh Devira Prastiwi pada 04 Des 2019, 12:12 WIB
Diperbarui 04 Des 2019, 11:54 WIB

Patroli, Depok - Tanpa perlawanan, ketiga pelaku anggota bandit jalanan dibekuk Satreskrim Polrestro Depok saat tengah bersembunyi di kawasan Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat.

Seperti ditayangkan Patroli Indosiar, Rabu (4/12/2019), selama ini, mereka yang tergabung dalam geng bandit jalanan bernama RDH sudah meresahkan warga Depok.

Tak hanya merampok barang berharga, komplotan bandit ini juga mengancam korban dengan senjata tajam. Dari sejumlah anggota geng RDH, salah satu pelaku rupanya masih dibawah umur.

Dan di Pasar Raga Jaya ini para pelaku pernah merampok pedagang pasar. Mereka tak bisa mengelak karena para korban masih mengingat wajah dan kelakuan mereka saat mengambil uang Rp 10 juta dan handphone di dalam toko.

"Iya mereka itu (bandit perampok). Bawa celurit (tidak ngacak-ngacak toko) cuma ngalungin ke saya (celuritnya), setelah itu handphone dikasih dia langsung kabur, kita teriak mereka langsung kabur," ujar korban Novita.

Komplotan RDH awalnya adalah tongkrongan anak warnet yang berkembang menjadi komplotan bandit. Mereka kerap beraksi di malam hari, menyebar ke sejumlah daerah dan mengincar korban secara acak.

"Beberapa warga yang melaksanakan aktivitas dini hari dari mulai jam 01.00 sampai jam 04.00 pagi, baik itu sebagai pedagang keliling maupun pedagang yang stay atau kelontong itu didatangi oleh beberapa anak muda dengan membawa senjata tajam dan kemudian mengambil secara paksa beberapa barang yang dimiliki oleh warga tersebut. Di antaranya mengambil handphone, mengambil uang, mengambil sepeda motor, bahkan ada juga jadi korban kekerasan," Kapolres Metro Depok AKBP Aziz Andriyansyah.

Saat ini, sudah 7 anggota bandit yang tertangkap Polres Depok. Namun, perburuan para pelaku yang masih berkeliaran dan meresahkan masyarakat terus dilakukan. Para tersangka pun terancam hukuman sembilan tahun penjara.