Bamsoet Mundur Calon Ketum Golkar

Oleh Liputan6.comPutu Merta Surya Putra pada 03 Des 2019, 16:51 WIB
Diperbarui 03 Des 2019, 16:51 WIB
Bamsoet
Perbesar
Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menjadi pembicara kunci dalam acara diskusi publik yang diselenggarakan Posbakum Golkar di Jakarta, Selasa (12/11/2019). Diskusi tersebut membahas mengangkat tema 'Golkar Mencari Nakhoda Baru'. (Liputan6.co/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - - Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyatakan mundur dari persaingan calon ketua umum Partai Golkar. Loyalis Bamsoet, Darul Siska belum mengetahui alasan Bamsoet mundur.

"Ya itu yang saya enggak tahu alasannya. Saya mesti ngobrol sama Mas Bambangnya dulu kenapa dia mundur atau disuruh mundur atau kenapa pertimbangannya," kata Darul saat dihubungi merdeka.com, Selasa (3/11/2019).

Bamsoet mundur setelah pertemuan bersama senior Golkar yang juga Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan saingannya Airlangga Hartarto.

"Ya kalau dipanggil Pak Luhut mundur sih bisa dipahami sendiri lah ya," ucap dia.

Sampai saat ini, Darul masih mencari alasan jelas Bamsoet mundur di detik detik jelang Munas X Golkar dimulai malam nanti. Namun, kata dia, Bamsoet tetap datang di Munas.

"Saya juga mesti tanya Pak Bambang (alasan mundur)," pungkasnya. 

Pernyataan Bamsoet

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyatakan mundur dari pencalonan ketua umum Partai.

Pernyataan mundur Bamsoet ini disampaikan usai bertemu dengan sejumlah senior Golkar, salah satunya Luhut Binsar Pandjaitan.

Bamsoet mengatakan, keputusannya untuk mundur berdasarkan nasihat para seniornya. "Saya tidak bisa lawan nasihat senior saya," kata Bamsoet saat ditanya alasannya mundur di Kemenko Kemaritiman, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2019).

Dia berharap keputusannya ini dapat membuat makin maju dan tetap solid. “Ini Untuk jaga persatuan dan mendengarkan saran, pendapat, nasihat senior,” ucap dia.

Bamsoet mengatakan, tindakannya bertemu dengan para senior merupakan salah satu cara dan kultur di golkar dalam menyelesaikan permasalahan internal.

"Inilah cara Partai Golkar selesaikan masalah. Ketika senior kumpul dan sampaikan saran, pendapat, kami yang muda akan patuh. Inilah cara Golkar menyelesaikan masalah setajam apapun," ucap Ketua MPR ini.

2 dari 3 halaman

4 Nama Tidak Memenuhi Syarat

Komite Pemilihan Munas Golkar Maman Abdurahman mengatakan, pihaknya sudah melakukan inventarisasi syarat-syarat Ketum. Disebutkan ada 4 yang tak memenuhi syarat.

"Iya betul ada 4 orang," kata Maman saat dikonfirmasi, Selasa (3/12/2019).

Meski demikian, dia tak menjelaskan lagi apa alasannya. Menurutnya akan dijelaskan lebih lanjut dalam konferensi pers.

"Ini kita mau konpres (konferensi pers). Lagi cari tempat," tukasnya.

Diketahui ada 9 orang yang disebut maju sebagai calon Ketum Golkar. Diantaranya, Airlangga Hartarto, Aris Mandji, Ridwan Hisjam, Ali Yahya. Kemudian, Achmad Annama, Indra Bambang Utoyo, Agun Gunandjar Sudarso, Bambang Soesatyo, dan Derek Lopatty.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓