LRT Jakarta Fase 2 Direncankan Rampung 2022

Oleh Ika Defianti pada 01 Des 2019, 16:25 WIB
Diperbarui 01 Des 2019, 16:25 WIB
Mengintip LRT Jakarta yang siap beropersi pada Maret 2019, Senin (25/2/2019). (Bawono/Liputan6.com)
Perbesar
Mengintip LRT Jakarta yang siap beropersi pada Maret 2019, Senin (25/2/2019). (Bawono/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Pembangunan light rail transit atau lintas rel terpadu (LRT) fase 2A Kelapa Gading-Jakarta International Stadium (JIS) ditargetkan rampung pada 2022. Rencanannya groundbreaking LRT Jakarta fase 2A ini dilaksanakan pada 2020.

"Itu 2A itu ke JIS dan yang 2B itu ke Manggarai. Groundbreaking tahun depan, 2020," kata Direktur Utama PT LRT Wijarnoko saat dihubungi Liputan6.com di Jakarta, Minggu (1/12/2019).

Dia menjelaskan, dengan adanya pembangunan ke JIS akan lebih mempermudah masyarakat dalam memilih moda transportasi umum.

Sedangkan LRT fase 2B ke Manggarai, Jakarta Selatan diharapkan dapat terhubung dengan commuter line. Jadi, warga yang ingin melanjutkan perjalanan dari Manggarai ke Velodrome bisa menggunakan LRT.

"Itu bisa bergabung di Manggarai dan meneruskan dengan LRT," ucapnya.

Sebelumnya, moda transportasi massal lintas rel terpadu atau light rail transit (LRT) Jakarta rute Velodrome-Kelapa Gading mulai beroperasi secara komersial mulai Minggu (1/12/2019).

LRT Jakarta punya beberapa alternatif metode pembayaran. Satu di antaranya dengan kartu jelajah single trip atau sekali jalan.

2 dari 3 halaman

Cara Bayar

LRT Jakarta
Perbesar
Penumpang menaiki Kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) di Stasiun Velodrome, Rawamangun, Jakarta, Rabu (27/11/2019). Moda transportasi massal LRT Jakarta akan beroperasi komersial per 1 Desember 2019 dengan tarif Rp5.000 untuk sekali perjalanan. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Untuk single trip, penumpang harus membayar biaya deposit kartu sebesar Rp 15 ribu dan uang dapat dikembalikan setelah penumpang keluar dari area peron kereta.

Selain kartu single trip, LRT Jakarta telah bekerjasama dengan sejumlah bank, baik milik pemerintah ataupun swasta. Di antaranya yakni JakLingko, Jakcard (Bank DKI), E-Money (Bank Mandiri), Brizzi (Bank BRI), Tap Cash (Bank BNI), dan Flazz (Bank BCA).

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓