Nadiem: Kualitas Guru Tergantung Pemerintah Daerah

Oleh Ady Anugrahadi pada 30 Nov 2019, 20:31 WIB
Diperbarui 30 Nov 2019, 20:31 WIB
Menteri Nadiem Pimpin Upacara HUT ke-74 PGRI dan Hari Guru Nasional
Perbesar
Mendikbud Nadiem Makarim memimpin Upacara Peringatan HUT PGRI ke-74 dan Hari Guru Nasional 2019 di Kemendikbud, Jakarta, Senin (25/11/2019). Upacara diikuti oleh guru, siswa-siswi dan mahasiswa dan Nadiem Makarim memimpin selaku pembina upacara. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim melemparkan ke pemerintah daerah terkait persoalan kualitas guru yang tidak merata antarwilayah di Indonesia. Menurut dia, ini menjadi tantangan yang harus segera diselesaikan.

"Jangan lupa ya bahwa sebenarnya kesuksesan pemerataan guru, kuantitas dan kualitas guru sangat tergantung kepada persiapan pemerintah daerah dan provinsi," kata dia di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Sabtu (30/11/2019).

Nadiem mengatakan, pemerintah pusat mendorong dan membantu pemerintah daeah untuk melaksanakan pemerataan tersebut.

"Mereka (Pemprov) yang mengangkat guru dan mendistribusikan guru di dalam daerahnya masing-masing, karena guru itu bukan hanya di pusat, jadi salah satu tantangan utama bagi kami juga," ucap dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Tanah Air. Jokowi ingin melalui teknologi seluruh anak bangsa bisa mendapatkan kualitas pendidikan yang sama.

2 dari 3 halaman

Guru Bukan Hanya di Jakarta

Menteri Nadiem Pimpin Upacara HUT ke-74 PGRI dan Hari Guru Nasional
Perbesar
Mendikbud Nadiem Makarim memimpin Upacara Peringatan HUT PGRI ke-74 dan Hari Guru Nasional 2019 di Kemendikbud, Jakarta, Senin (25/11/2019). Upacara diikuti oleh guru, siswa-siswi dan mahasiswa dan Nadiem Makarim memimpin selaku pembina upacara. (Liputan6.com/Johan Tallo)

"Pak Mendikbud tolong dilihat betul negara kita bukan hanya Jakarta, bukan hanya Jawa. Dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau Rote. Semuanya itu 17.000 pulau, 514 kabupaten dan kota," kata Jokowi dalam rapat terbatas Penyampaian Program dan Kegiatan di Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (31/10/2019).

Jokowi kemudian menyinggung soal pentingnya kualitas guru dalam dunia pendidikan. Dia berharap kualitas guru bisa ditingkatkan melalui teknologi.

"Selain kurikulum, saya juga titip diperbaiki terkait dengan kualitas guru dengan sebuah aplikasi sistem yang cepat. Sehingga peningkatan pemerataan kualitas pendidikan benar-benar bisa dirasakan di tangan anak-anak kita, pelajar-pelajar kita," kata dia

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by