Viral Video Rizieq Shihab Pulang, Benarkah?

Oleh Yopi MakdoriRita AyuningtyasPutu Merta Surya Putra pada 30 Nov 2019, 15:58 WIB
Diperbarui 30 Nov 2019, 15:58 WIB
20161123-Rizieq-Shihab-Usai-Penuhi-Panggilan-Bareskrim-Jakarta-FF
Perbesar
Pimpinan FPI, Muhammad Rizieq Shihab menyapa awak media usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim, Jakarta, Rabu (23/11). Rizieq diperiksa sebagai saksi ahli dalam kasus penistaan agama yang diduga dilakukan Ahok. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah video tentang Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, sedang di terminal kedatangan sebuah bandara, viral. Rizieq disebut-sebut pulang ke Tanah Air. Benarkah?

Juru Bicara Rizieq Shihab, Abdul Chair mengklarifikasi, video tersebut merupakan rekaman lama.

"Video itu di Surabaya kalau tidak salah. Sudah lama," ujar Abdul Chair saat dikonfirmasi Liputan6.com, Jakarta, Sabtu (30/11/2019).

Menurut dia, pihaknya tengah mengusahakan pemulangan Rizieq Shihab. Rizieq, kata dia, masih berada di Makkah.

"Habib Rizieq Shihab sedang diusahakan pulang ke Indonesia. Tentang kapan tibanya, kita belum tahu, sedang menunggu proses pulangnya beliau," kata Abdul Chair.

 

2 dari 2 halaman

Moeldoko: Pulang Saja

20170201-Habib Rizieq Diperiksa terkait Kasus Makar di Polda-Jakarta
Perbesar
Pimpinan FPI Rizieq Shihab bereaksi saat dicecar pertanyaan oleh awak media di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2). Rizieq Shihab akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan makar yang menjerat Sri Bintang Pamungkas. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko justru mempertanyakan masalah apa sebenarnya yang terjadi pada Rizieq.

"Saya tidak tahu secara teknis tentang negosiasi. Kalau menurut saya sih, apa yang dinegosiasikan? Wong secara, tidak ada yang bermasalah sebenarnya. Pak Rizieq mau pulang, pulang saja, kan begitu," ujar Moeldoko di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Moeldoko menegaskan, pemerintah Indonesia tidak pernah mempersulit Rizieq untuk kembali ke Tanah Air. Pernyataan ini sekaligus membantah tuduhan bahwa pemerintah meminta Arab Saudi mencekal Rizieq.

"Jadi jangan mengembangkan sesuatu yang memang pemerintah tidak melakukan, kalau merasa tercekal ya silakan saja," kata Moeldoko.

Lanjutkan Membaca ↓